Penjaga Pantai Italia Gelar Penyelamatan Ratusan Pengungsi di Atas Kapal

Sabtu, 11 Maret 2023 - 13:10 WIB
loading...
Penjaga Pantai Italia...
Penjaga Pantai Italia Gelar Penyelamatan Ratusan Pengungsi di Atas Kapal. FOTO/Reuters
A A A
MILAN - Penjaga Pantai Italia telah meluncurkan beberapa operasi penyelamatan untuk menyelamatkan ratusan pengungsi yang berada di atas kapal dari wilayah Calabria. Operasi penyelamatan dilakukan kurang dari dua pekan setelah setidaknya 73 orang tenggelam dalam kecelakaan kapal.

"Operasi penyelamatan sangat kompleks karena banyaknya orang di atas kapal yang terapung-apung," kata Penjaga Pantai Italia dalam sebuah pernyataan, Jumat (10/3/2023), seperti dikutip dari Reuters. Diperkirakan 1.300 orang diyakini berada dalam bahaya.

Baca juga: Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap

Kapal Penjaga Pantai Italia dikirim untuk menyelamatkan 500 orang di atas kapal sekitar 1.125 km (700 mil) dari wilayah yang membentuk ujung Semenanjung Italia yang berbentuk sepatu bot. Kapal lain dikirim untuk menyelamatkan 800 orang dengan dua kapal lagi yang mengalami kesulitan sekitar 160 km (100 mil) lepas pantai Calabria.

Penjaga pantai telah meminta bantuan tambahan dari kapal patroli angkatan laut, lapor kantor berita Italia ANSA. "Kapal militer bergerak dengan kecepatan penuh untuk menawarkan bantuan yang diminta," kata Kementerian Dalam Negeri dalam pernyataan yang dikutip ANSA.

Kemampuan penyelamatan laut pengungsi Italia telah berada di bawah pengawasan setelah kapal karam pada 26 Februari di sepanjang bentangan pantai yang sama. Jenazah seorang anak laki-laki ditemukan pada hari Jumat, sehingga jumlah korban tewas menjadi 73 orang dengan lebih banyak orang masih hilang.

Kapal polisi telah mencoba tetapi gagal mencapai kapal kayu mereka minggu lalu tetapi kembali karena cuaca buruk. Penjaga pantai, yang lebih siap menghadapi laut yang ganas, tidak segera diaktifkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Roy Suryo Geleng-geleng Kepala Dengar Jawaban Polda Metro Jaya
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved