Siapa Saja Kelompok Pro-Ukraina? Ini Daftarnya

Kamis, 09 Maret 2023 - 11:30 WIB
loading...
Siapa Saja Kelompok...
Anggota batalion Azov menghadiri rapat umum pada Hari Relawan untuk menghormati para pejuang di pusat Kiev, Ukraina, 14 Maret 2020. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Sudah lewat dari setahun, perang Rusia dan Ukraina belum menunjukkan adanya tanda-tanda mereda. Serangan masih terus dilancarkan Rusia ke wilayah Ukraina hingga saat ini.

Tidak hanya pihak militer yang bertempur, terlibat pula kelompok-kelompok atau organisasi lain yang terlibat. Berikut beberapa kelompok yang pro terhadap Ukraina di medan perang.

1. NATO

Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO merupakan organisasi internasional yang pro dengan Ukraina.

Siapa Saja Kelompok Pro-Ukraina? Ini Daftarnya


Melalui pernyataan lengkap pihak NATO di laman resminya, organisasi yang berisi 30 negara itu mengutuk keras serangan yang dilancarkan Rusia, serta berkomitmen untuk membantu Ukraina. Sebab, Ukraina merupakan mitra dekat NATO.

Sejak invasi dimulai pada Februari 2022 lalu, seluruh negara anggota NATO sepakat memberikan bantuan sebesar USD80 miliar kepada Ukraina.

Selain itu, anggota NATO juga mengirimkan bantuan berupa paket senjata, amunisi, kendaraan tempur, dan peralatan pendukung lainnya.

2. Resimen Azov Ukraina

Resimen Azov dikenal sebagai kelompok neo Nazi sayap kanan yang berkembang menjadi bagian dari angkatan bersenjata Ukraina.

Siapa Saja Kelompok Pro-Ukraina? Ini Daftarnya


Melansir Al Jazeera, Azov merupakan unit infanteri sukarelawan sayap kanan yang anggotanya diperkirakan mencapai 900 orang.

Anggota resimen Azov turut andil dalam partai politik dan milisi jalanan.

Kehadiran Azov dalam medan tempur terdeteksi pada Maret 2022. Saat itu, beredar video yang memperlihatkan anggota Asov tengah melapisi peluru mereka dengan minyak babi, guna melawan tentara Muslim Chechnya.

Diketahui, tentara Muslim Chechnya merupakan kelompok pro-Rusia yang juga turut bertempur.

3. Honor

Honor adalah kelompok pro-Ukraina yang namanya semakin menjadi perbincangan ketika muncul secara singkat di laman New York Times.

Kelompok ini adalah gerakan kelompok pemuda pimpinan Serhii Filimonov, seorang mantan anggota resimen Azov.

Honor pernah terlibat dalam perang di wilayah timur Ukraina. Kemudian, Honor tercatat sebagai garda nasional Ukraina. Anggota Honor disebutkan bertempur di bagian tenggara Ukraina.

4. Bratstvo

Selanjutnya, ada Bratstvo yang merupakan partai politik Ukraina. Nama ini juga memiliki arti yang sangat mendalam, yakni persaudaraan.

Anggota Bratstvo melakukan pertempuran di daerah timur Ukraina dan berada di bawah komando militer Ukraina.

Sayangnya, 4 orang anggota Bratstvo tewas dalam peristiwa penggerebekan di Rusia pada penghujung tahun 2022 lalu.

5. Legiun Internasional Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membentuk Legiun Internasional Ukraina pada awal invasi Rusia, Februari 2022. Ia mengajak warga asing untuk membantu perlawanan Ukraina terhadap Rusia.

Siapa Saja Kelompok Pro-Ukraina? Ini Daftarnya


Pendaftaran dilakukan secara terbuka di laman TheInternationalLegion.org. Ada beberapa kriteria yang dibutuhkan pemerintah Ukraina, yakni percaya diri dalam situasi militer dan stres tinggi, memiliki pengalaman timur, paham tentang senjata, dan dapat bergabung secepatnya.

Mengutip CNN, tidak ada angka pasti berapa jumlah pejuang asing di Ukraina sejak awal perang. Namun, menurut Jason Mann, asal Amerika Serikat, diperkirakan saat ini jumlahnya hanya ribuan.

Mann, yang tiba di Ukraina sejak Maret 2022, tetap berkomitmen membantu Ukraina menghadapi Rusia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
Berita Terkini
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved