Profil Oleksandr Syrskyi, Komandan AD Ukraina yang Pertahankan Bakhmut
Rabu, 08 Maret 2023 - 19:15 WIB
loading...
Profil Oleksandr Syrskyi, Komandan AD Ukraina yang Pertahankan Bakhmut. FOTO/Italianpost
A
A
A
JAKARTA - Oleksandr Syrskyi adalah seorang tentara Ukraina yang saat ini menjabat sebagai Komandan Angkatan Darat Ukraina sejak Agustus 2019. Ia mengikuti pendidikan militer pertamanya di Moskow. Pada 1982, Syrskyi lulus dari Sekolah Komando Senjata Gabungan Tinggi Moskow.
Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Staf Operasi Gabungan Angkatan Bersenjata Ukraina sejak Mei 2019. Sebelum perang di Donbass pada tahun 2000-an, Syrskyi memimpin brigade mekanik dan naik pangkat menjadi mayor jenderal. Dia juga pernah diangkat menjadi kepala staf operasi anti-teroris pada 2014 dan memimpin pasukan operasi anti-teroris selama Pertempuran Debaltseve 2015.
Baca juga: Mengenal Bakhmut, Kota yang Jadi Rebutan Pasukan Rusia dan Ukraina
Saat itu juga, dia dipromosikan menjadi letnan jenderal dan dianugerahi penghargaan Ordo Bohdan Khmelnitsky atas partisipasinya dalam pertempuran tersebut. Pada posisi ini, dia memegang komando keseluruhan pasukan infanteri Ukraina yang berperang melawan invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.
Pria kelahiran Uni Soviet, 26 Juli 1965, itu mengunjungi Bakhmut yang terkepung dan membahas strategi dengan unit-unit untuk mempertahankan kota dan desa sekitarnya di Ukraina timur pada 25 Februari 2023. Rusia telah mengepung Bakhmut, di mana hanya sekitar 5.000 dari 70.000 penduduk yang tersisa.
Namun usaha Rusia merebut kota Bakhmut gagal. Presiden Rusia Vladimir Putin pun kehilangan kesempatan untuk mengumumkan kemenangan di hari Jumat peringatan pertama invasinya pada 24 Februari.
Baca juga: Zelensky: Jalan Akan Terbuka bagi Rusia Jika Bakhmut Mereka Rebut
Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Staf Operasi Gabungan Angkatan Bersenjata Ukraina sejak Mei 2019. Sebelum perang di Donbass pada tahun 2000-an, Syrskyi memimpin brigade mekanik dan naik pangkat menjadi mayor jenderal. Dia juga pernah diangkat menjadi kepala staf operasi anti-teroris pada 2014 dan memimpin pasukan operasi anti-teroris selama Pertempuran Debaltseve 2015.
Baca juga: Mengenal Bakhmut, Kota yang Jadi Rebutan Pasukan Rusia dan Ukraina
Saat itu juga, dia dipromosikan menjadi letnan jenderal dan dianugerahi penghargaan Ordo Bohdan Khmelnitsky atas partisipasinya dalam pertempuran tersebut. Pada posisi ini, dia memegang komando keseluruhan pasukan infanteri Ukraina yang berperang melawan invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.
Pria kelahiran Uni Soviet, 26 Juli 1965, itu mengunjungi Bakhmut yang terkepung dan membahas strategi dengan unit-unit untuk mempertahankan kota dan desa sekitarnya di Ukraina timur pada 25 Februari 2023. Rusia telah mengepung Bakhmut, di mana hanya sekitar 5.000 dari 70.000 penduduk yang tersisa.
Namun usaha Rusia merebut kota Bakhmut gagal. Presiden Rusia Vladimir Putin pun kehilangan kesempatan untuk mengumumkan kemenangan di hari Jumat peringatan pertama invasinya pada 24 Februari.
Baca juga: Zelensky: Jalan Akan Terbuka bagi Rusia Jika Bakhmut Mereka Rebut
Lihat Juga :