Mengenal Bakhmut, Kota yang Jadi Rebutan Pasukan Rusia dan Ukraina
Rabu, 08 Maret 2023 - 17:20 WIB
loading...
Mengenal Bakhmut, Kota yang Jadi Rebutan Pasukan Rusia dan Ukraina. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Perang antara Rusia dan Ukraina yang kian memanas memasuki babak baru. Sudah berjalan selama lebih dari setahun, kedua negara itu kini memperebutkan kota Bakhmut. Pasukan Rusia terus berusaha untuk melakukan pengepungan kota, namun pasukan Ukraina tak ingin menyerah.
Bahkan, Komandan Militer Ukraina, Volodymyr Nazarenko, menyatakan tidak ada perintah mundur, meskipun dalam suasana buruk sekalipun. Ketika tentara Rusia berusaha merangsek masuk ke Bakhmut, masyarakat Bakhmut langsung melarikan diri. Sebab, perwakilan tentara Ukraina sudah menyatakan bahwa kondisi kota sudah tidak lagi kondusif untuk ditinggali.
Baca juga: Zelensky: Jalan Akan Terbuka bagi Rusia Jika Bakhmut Mereka Rebut
Proses pengungsian juga dianjurkan tidak menggunakan kendaraan lantaran dinilai berbahaya. Karenanya, pihak militer Ukraina menganjurkan masyarakat untuk mengungsi dengan cara berjalan kaki. Melansir DW, tentara Ukraina membuat sebuah jembatan untuk memudahkan perjalanan warga.
Sementara itu, pihak intelijen Inggris menganalisis bahwa intensitas perang semakin bergeser lebih jauh ke bagian utara Bakhmut. Pasukan dari kedua kubu terus saling melancarkan serangan demi memperlemah kekuatan musuh.
Bahkan, Komandan Militer Ukraina, Volodymyr Nazarenko, menyatakan tidak ada perintah mundur, meskipun dalam suasana buruk sekalipun. Ketika tentara Rusia berusaha merangsek masuk ke Bakhmut, masyarakat Bakhmut langsung melarikan diri. Sebab, perwakilan tentara Ukraina sudah menyatakan bahwa kondisi kota sudah tidak lagi kondusif untuk ditinggali.
Baca juga: Zelensky: Jalan Akan Terbuka bagi Rusia Jika Bakhmut Mereka Rebut
Proses pengungsian juga dianjurkan tidak menggunakan kendaraan lantaran dinilai berbahaya. Karenanya, pihak militer Ukraina menganjurkan masyarakat untuk mengungsi dengan cara berjalan kaki. Melansir DW, tentara Ukraina membuat sebuah jembatan untuk memudahkan perjalanan warga.
Sementara itu, pihak intelijen Inggris menganalisis bahwa intensitas perang semakin bergeser lebih jauh ke bagian utara Bakhmut. Pasukan dari kedua kubu terus saling melancarkan serangan demi memperlemah kekuatan musuh.
Lihat Juga :