Ajudan Perdana Menteri Peringatkan Negara Jepang Bisa Menghilang
Selasa, 07 Maret 2023 - 19:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Seakan Putus Asa, Prajurit Tank Ukraina: Bakhmut Akan Jatuh!
Angka-angka tersebut melanjutkan tren penurunan populasi Jepang selama satu dekade, meskipun angka kelahiran turun di bawah angka 800.000 untuk pertama kalinya pada tahun 2022.
Populasi Jepang juga terus menua, dengan usia rata-rata dilaporkan pada 49 tahun. Jumlah orang yang berusia di atas 65 tahun mencapai lebih dari 29%, menjadikan Jepang negara kedua di dunia dengan populasi tertua, hanya dikalahkan oleh microstate Eropa Monaco.
“Jika tren negatif berlanjut, Jepang berisiko mengalami kehancuran total masyarakatnya,” ungkap Mori, seraya menambahkan situasi angka kelahiran semakin mengkhawatirkan setiap tahun.
“Tidak turun secara bertahap, tapi langsung menuju ke bawah,” ujar dia.
Dia menjelaskan, "Jika tidak ada yang dilakukan, sistem jaminan sosial akan runtuh, kekuatan industri dan ekonomi akan menurun, dan tidak akan ada cukup rekrutan Pasukan Bela Diri untuk melindungi negara."
Angka-angka tersebut melanjutkan tren penurunan populasi Jepang selama satu dekade, meskipun angka kelahiran turun di bawah angka 800.000 untuk pertama kalinya pada tahun 2022.
Populasi Jepang juga terus menua, dengan usia rata-rata dilaporkan pada 49 tahun. Jumlah orang yang berusia di atas 65 tahun mencapai lebih dari 29%, menjadikan Jepang negara kedua di dunia dengan populasi tertua, hanya dikalahkan oleh microstate Eropa Monaco.
“Jika tren negatif berlanjut, Jepang berisiko mengalami kehancuran total masyarakatnya,” ungkap Mori, seraya menambahkan situasi angka kelahiran semakin mengkhawatirkan setiap tahun.
“Tidak turun secara bertahap, tapi langsung menuju ke bawah,” ujar dia.
Dia menjelaskan, "Jika tidak ada yang dilakukan, sistem jaminan sosial akan runtuh, kekuatan industri dan ekonomi akan menurun, dan tidak akan ada cukup rekrutan Pasukan Bela Diri untuk melindungi negara."
Lihat Juga :