Kubu Oposisi Turki Usung Kilicdaroglu sebagai Calon Presiden

Selasa, 07 Maret 2023 - 05:30 WIB
loading...
Kubu Oposisi Turki Usung...
Kubu Oposisi Turki Usung Kilicdaroglu sebagai Calon Presiden. FOTO/Anadolu Agency
A A A
ANKARA - Pemimpin oposisi Turki , Kemal Kilicdaroglu (74) dinobatkan sebagai penantang utama Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pemilihan presiden dan parlemen mendatang. Penetapan ini terjadi setelah berhari-hari perselisihan oleh aliansi enam partai atas pencalonan.

“Meja kita adalah meja perdamaian. Satu-satunya tujuan kami adalah membawa negara ini ke masa kemakmuran, kedamaian, dan kegembiraan,” kata Kilicdaroglu, ketua Partai Rakyat Republik (CHP), kepada sekitar 2.000 orang yang berkumpul di Ankara, Senin (6/3/2023).

Baca juga: Turki Tegaskan Punya Banyak Teman di NATO, Tak Hanya Bergantung AS

Ketua partai terbesar kedua di negara itu akan berusaha untuk mengalahkan presiden pada 14 Mei dalam persaingan yang ketat. Kubu oposisi berupaya membalikkan banyak kebijakan Erdogan tentang ekonomi, hak-hak sipil, dan urusan luar negeri dalam apa yang dilihat banyak orang sebagai pemilihan paling penting dalam sejarah 100 tahun republik itu.

Kilicdaroglu dapat memanfaatkan krisis ekonomi selama bertahun-tahun dan inflasi yang melonjak, serta gempa bumi dahsyat bulan lalu di selatan yang menewaskan lebih dari 46.000 orang dan menimbulkan kritik terhadap tanggapan negara.

Namun, ada keraguan bahwa mantan ekonom yang naik pangkat sebagai pejuang korupsi itu dapat mengalahkan Erdogan, pemimpin terlama Turki yang karisma kampanyenya telah membantunya memenangkan lebih dari selusin kemenangan pemilu.

Lima partai dalam koalisi oposisi telah menyetujui pencalonan Kilicdaroglu pada hari Jumat, tetapi blok tersebut terpecah setelah pemimpin Partai IYI, sayap kanan Turki, Meral Aksener memperingatkan bahwa kandidat gabungan tersebut berisiko kalah dalam pemilihan.

Baca juga: Turki Kemungkinan Batal Beli F-16 AS karena Harga dan Ada Pilihan Lain

Kandidat presiden yang diusulkan Partai IYI – Ekrem Imamoglu dan Mansur Yavas, masing-masing walikota CHP Istanbul dan Ankara – tidak diterima oleh lima partai lainnya.

Sinem Koseoglu dari Al Jazeera, melaporkan dari Ankara, bahwa Kilicdaroglu “diketahui telah kalah hampir di setiap pemilu” yang dia lawan. Namun, popularitasnya melonjak setelah dia menggelar "Pawai Keadilan" dari Ankara ke Istanbul pada 2017 untuk memprotes tindakan keras terhadap jurnalis dan akademisi menyusul percobaan kudeta.

Koseoglu mengatakan, Partai IYI menentang pencalonan tersebut setelah jajak pendapat menunjukkan Imamoglu dan Yavas memiliki peluang lebih baik untuk menang.

Setelah 72 jam yang menegangkan, aliansi bertemu lagi pada hari Senin dan menerima proposal IYI bahwa Imamoglu dan Yavas nantinya akan ditunjuk sebagai wakil presiden.

Dalam pidatonya, Kilicdaroglu mengatakan para pemimpin dari lima partai oposisi lainnya juga akan menjabat sebagai wakil presiden.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved