Turki Kemungkinan Batal Beli F-16 AS karena Harga dan Ada Pilihan Lain

Senin, 06 Maret 2023 - 14:57 WIB
loading...
Turki Kemungkinan Batal...
Jet tempur F-16 Fighting Falcon meluncurkan rudal saat bermanuver di udara. Foto/Senior Airman Joshua Hoskins
A A A
ANKARA - Turki kemungkinan akan membatalkan keputusannya membeli jet tempur F-16 dari Amerika Serikat (AS) karena harga serta pilihan lain yang lebih modern tersedia.

Anggota Dewan Keamanan dan Kebijakan Luar Negeri Kepresidenan Turki Cagri Erhan mengatakan hal itu saat wawancara dengan Sputnik.

Pada akhir Februari, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken mengatakan AS tidak dapat menjual jet tempur F-16 ke Turki tanpa persetujuan dari Kongres, yang berarti kekhawatirannya mengenai sikap Yunani dan tawaran NATO Swedia dan Finlandia perlu ditangani.

"Saya yakin setelah gempa bumi, Turki akan berhenti meminta F-16 karena itu paket biaya USD20 miliar," ujar Erhan.

Dia yakin pemerintah Turki melakukan kesalahan dengan meminta F-16, yang masih ditolak Kongres untuk diberikan dengan "alasan tertentu" dan yang sudah ketinggalan zaman serta tidak mampu bersaing dengan jet lain.

Baca juga: Suriah Marah Panglima Militer AS Kunjungi Wilayah Pemberontak SDF

“Turki harus segera membuat keputusan untuk mengubah keputusannya dari F-16 ke yang lain. Misalnya F-35 ada di atas meja. Turki mengharapkan dari program (untuk mendapatkan F-35). Sekarang kami memiliki opsi lain seperti Jet China yang dijual ke Pakistan, jet Rusia dan juga jet Eurofighter,” ungkap Erhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved