Setelah Frank Hoogerbeets Heboh Ramal Gempa Besar Dunia, Pakar Irak Beri Cara Baru Prediksi Gempa

Sabtu, 04 Maret 2023 - 05:30 WIB
loading...
A A A
“Kita perlu memeriksa apakah gaya gravitasi melebihi nilai yang diharapkan atau menurun, karena ini mempengaruhi kecepatan rotasi bumi. Percepatan dan perlambatan dapat menyebabkan lempeng-lempeng meluncur, menyebabkan gempa bumi. Mereka biasanya terjadi pada patahan seismik aktif yang diketahui pada peta struktur,” tutur dia.

Data dari 1.037 Gempa Bumi

Dalam studinya, Awadh menganalisis data dari 1.037 gempa bumi di seluruh dunia selama Juli 2019 dan mempresentasikan studi kasus kegempaan di sepanjang Lempeng Arab, yang ujung utaranya menekan Lempeng Anatolia di wilayah tempat gempa 6 Februari terjadi.

Di pinggiran timur dan timur lautnya, Lempeng Arab menekan Lempeng Eurasion di wilayah yang meliputi lipatan Zagros dan sabuk dorong, di sepanjang perbatasan Irak-Iran.

Dalam penelitiannya, Awadh memprediksi gempa berkekuatan 5 SR di lipatan Zagros dan sabuk dorong pada 11 Februari 2021. Gempa seperti itu terjadi saat itu.

“Ini adalah prediksi pertama di dunia, berdasarkan data astronomi. Saya kirimkan penelitiannya ke sebuah majalah, dan itu benar-benar terjadi,” tulis dia kepada Al-Fanar Media.

“Itu adalah prediksi 100 persen benar pertama di bidang ini,” tegas dia.

Banyak lembaga ilmiah, termasuk Survei Geologi AS, mengabaikan prediksi tersebut. Para ilmuwan mendeteksi sekitar 20.000 gempa bumi di seluruh dunia setiap tahun, atau rata-rata 55 kali sehari, jadi tidak mengherankan jika gempa dapat terjadi sesuai dengan prediksi tersebut.

Saat ini tidak mungkin untuk memprediksi dengan tepat kapan dan di mana gempa akan terjadi, atau seberapa besar, menurut para ahli.

Namun, seismolog dapat memperkirakan di mana gempa bumi kemungkinan akan terjadi dengan menghitung probabilitas dan prakiraan.

Istanbul, misalnya, dianggap berisiko tinggi mengalami gempa besar dalam waktu dekat, menurut para ilmuwan, tetapi mereka tidak mengatakan kapan.

Pengguna Twitter yang berharap Hoogerbeets bisa lebih tepat kecewa. Dia menjawab, "Saya tidak memiliki bola kristal yang memberi tahu saya tanggal dan waktu."

Kehancuran Besar-besaran di Suriah dan Turki

Sejauh ini, lebih dari 46.000 orang diketahui tewas dalam gempa bumi Turki-Suriah, dan 115.000 orang lainnya luka-luka.

Dengan lebih dari 6.500 bangunan hancur, gempa tersebut juga menyebabkan sekitar 2,4 juta orang mengungsi di kedua negara tersebut.

Awadh mengatakan kehancuran besar-besaran diakibatkan oleh sejumlah besar energi yang dilepaskan dalam dua gempa bumi, yang berlangsung sekitar dua menit. “Kualitas konstruksi juga menjadi faktor,” papar dia.

“Kerusakan akibat gempa berkekuatan 7 SR di Jepang bisa nol, sedangkan di wilayah-wilayah lain bisa 100 persen dengan gubuk dan rumah tua reyot,” papar dia.

Dia menjelaskan, “Itu tergantung pada apakah kode bangunan gempa diikuti. Saya telah melihat foto satu bangunan modern, yang dibangun sesuai dengan kode, yang tetap utuh, sementara bangunan di sekitarnya hancur total.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Sinopsis Hotter Than...
Sinopsis Hotter Than Hate, Microdrama Revenge Plot yang Tayang di V+Short
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
Prediksi Pemain Indonesia...
Prediksi Pemain Indonesia Vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved