Negara yang Mendukung Perdamaian Rusia Ukraina

Jum'at, 03 Maret 2023 - 17:18 WIB
loading...
Negara yang Mendukung...
Sejumlah negara mendung perdamaian Rusia dan Ukraina untuk mengakhiri konflik. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
JAKARTA - Perang antara Rusia dan Ukraina tampaknya hanya ada sedikit harapan akan berakhir dalam waktu dekat. Negosiasi perdamaian beberapa hari setelah invasi pada 24 Februari tahun lalu, dirusak sejak awal oleh tuntutan, spionase, dan perkembangan medan perang yang sangat berbeda.

Baik Kyiv maupun Moskow mengakui bahwa penyelesaian yang dinegosiasikan kemungkinan akan diperlukan untuk mengakhiri konflik. Tetapi kedua belah pihak tampaknya hidup dalam realitas yang berbeda.

Pada Kamis (23/2/2023), Anggota Majelis Umum PBB memberikan suara mendukung mosi yang diajukan oleh Jerman yang menyerukan perdamaian di Ukraina sesegera mungkin. Selain menyerukan pihak-pihak yang berkonflik dan masyarakat internasional untuk mencari perantara perdamaian, resolusi tersebut juga menyerukan agar Rusia menarik diri dari wilayah Ukraina.

Berikut negara-negara yang mendukung perdamaian Rusia dan Ukraina.

1. China

Wakil Duta Besar China untuk PBB, Dai Bing, mengatakan pembicaraan damai harus menjadi prioritas bagi komunitas internasional. Menggemakan komentar dari China pada Konferensi Keamanan Munich, Dai mengatakan bahwa China menyesalkan bahwa negosiasi awal antara Kyiv dan Moskow terhenti.

Menurut Dai, dialog dan negosiasi adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan krisis Ukraina. Selain dialog damai, China juga ingin Rusia dan Ukraina menyelesaikan perdamaian di sejumlah persoalan seperti gencatan senjata, menyelesaikan krisis kemanusiaan, hingga memberikan perlindungan warga sipil dan tawanan perang.

2. Hongaria

Pemerintah Hongaria menyambut rencana perdamaian yang diusung Beijing atas konflik Rusia-Ukraina yang telah berlangsung sejak setahun lalu. Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban mengatakan pemerintahnya mendukung dan menilai rencana damai itu sebagai hal yang penting.

Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto juga mengimbau agar negara-negara Barat lebih berupaya mengamankan negosiasi perdamaian daripada mempersenjatai Ukraina atau memberi sanksi kepada Rusia. Menurutnya, pengiriman senjata maupun sanksi tidak menyelamatkan nyawa. Sebaliknya, justru berkontribusi pada perpanjangan dan risiko eskalasi perang.

3. Jerman

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan bahwa Rusia harus menarik pasukan dari Ukraina untuk melakukan pembicaraan damai, Rabu (1/3/2023). Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Latvia Krisjanis Karins, Scholz menegaskan kembali dukungan Jerman untuk Ukraina, serta mendesak Rusia untuk mengambil langkah demi perdamaian.

Seiring dengan itu, Jerman terus menjanjikan dukungan militer bagi Ukraina selama dibutuhkan. Scholz mengatakan, negaranya tetap melakukan yang terbaik agar Ukraina dapat mempertahankan diri menghadapi serangan Rusia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved