Bos MI5 Inggris Minta Maaf Telah Gagal Cegah Bom di Konser Ariana Grande

Jum'at, 03 Maret 2023 - 10:41 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan dia tidak dapat memberikan perincian karena masalah keamanan nasional, mengakui hal ini mungkin membuat keluarga korban ingin tahu lebih banyak.

Richard Scorer, seorang pengacara untuk 11 keluarga yang berduka, mengatakan bahwa laporan Saunders mengungkap kegagalan yang tidak dapat diterima.

"Paling tidak, kemungkinan nyata untuk mencegah serangan ini hilang. Ini kesimpulan yang menghancurkan bagi kami," katanya.

Baca juga: Tragedi Bom Konser Ariana Grande, 22 Tewas


Pelaku bom bunuh diri, Salman Abedi (22) telah dikenal oleh badan keamanan sejak 2014. Menurut Saunders, dia telah mengunjungi seorang teroris berpengaruh yang berada di penjara, dan seharusnya dirujuk ke program deradikalisasi.

Adik laki-laki Abedi, Hashem, dipenjara selama 55 tahun pada tahun 2020 karena menyemangati dan membantunya, sementara saudara laki-laki ketiga, Ismail, pada Juli dihukum karena ketidakhadirannya dalam penyelidikan untuk memberikan bukti, setelah melarikan diri dari Inggris.

Ketiga lelaki bersaudara itu lahir dari orang tua Libya yang beremigrasi ke Inggris pada masa pemerintahan Muammar Gaddafi,

Menteri Dalam Negeri Inggris Suella Braverman mengatakan dia akan bekerja dengan agensi dan polisi untuk melakukan segala kemungkinan untuk mencegah terulangnya serangan mengerikan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
AS Gempur Iran Habis-habisan,...
AS Gempur Iran Habis-habisan, Garda Revolusi Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Pangeran William Kecewa...
Pangeran William Kecewa Inggris Tersingkir dari Piala Dunia
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved