Estonia: Hanya NATO atau Senjata Nuklir yang Bisa Selamatkan Ukraina dari Rusia
Jum'at, 03 Maret 2023 - 07:21 WIB
loading...
A
A
A
Kiev tidak pernah membatalkan tujuannya untuk menjadi anggota NATO, sebuah ambisi yang diabadikan dalam konstitusi nasional dan memiliki tingkat dukungan tertinggi di kalangan pemilih Ukraina.
Kendati demikian NATO tidak mengizinkan aksesi Ukraina di tengah perang. Pejabat Ukraina telah mengusulkan Perjanjian Keamanan Kiev sebagai pengaturan sementara di mana negara-negara NATO dapat membantu negara itu dengan lebih baik sambil menghindari konflik langsung dengan Rusia. Namun kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menekankan bahwa ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti keanggotaan penuh NATO.
The Wall Street Journal melaporkan pekan lalu bahwa Inggris, Prancis dan Jerman telah mengusulkan pakta keamanan tripartit dengan Ukraina sebagai pengganti keanggotaan NATO. Para pemimpin dari ketiga negara dilaporkan mengajukan tawaran tersebut kepada Zelensky selama kunjungannya di bulan Februari ke Eropa.
Rencana tersebut dilaporkan akan memungkinkan pengiriman senjata canggih NATO ke Ukraina tetapi tidak akan menawarkan perlindungan Kiev di bawah klausul pertahanan kolektif Pasal Lima NATO, atau mengerahkan pasukan aliansi ke tanah Ukraina.
"Saya tidak membelinya," kata Reinsalu tentang proposal yang dilaporkan. "Kami sudah memiliki ini dengan Memorandum Budapest yang terkenal," imbuh dia, merujuk pada kesepakatan 1994 di mana Ukraina menyerahkan hulu ledak nuklir era Soviet dengan imbalan jaminan keamanan dari Rusia, Amerika Serikat, dan Inggris.
“Anda tidak dapat meniru NATO,” kata Reinsalu. "Apa gunanya mencoba meniru NATO jika Anda menjelaskan bahwa itu bukan NATO? Ini seperti setengah NATO. Saya agak curiga dengan replika itu."
Kendati demikian NATO tidak mengizinkan aksesi Ukraina di tengah perang. Pejabat Ukraina telah mengusulkan Perjanjian Keamanan Kiev sebagai pengaturan sementara di mana negara-negara NATO dapat membantu negara itu dengan lebih baik sambil menghindari konflik langsung dengan Rusia. Namun kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menekankan bahwa ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti keanggotaan penuh NATO.
The Wall Street Journal melaporkan pekan lalu bahwa Inggris, Prancis dan Jerman telah mengusulkan pakta keamanan tripartit dengan Ukraina sebagai pengganti keanggotaan NATO. Para pemimpin dari ketiga negara dilaporkan mengajukan tawaran tersebut kepada Zelensky selama kunjungannya di bulan Februari ke Eropa.
Baca juga: Kremlin Sebut 3 Kekuatan Nuklir NATO Secara De Facto Perang dengan Rusia
Rencana tersebut dilaporkan akan memungkinkan pengiriman senjata canggih NATO ke Ukraina tetapi tidak akan menawarkan perlindungan Kiev di bawah klausul pertahanan kolektif Pasal Lima NATO, atau mengerahkan pasukan aliansi ke tanah Ukraina.
"Saya tidak membelinya," kata Reinsalu tentang proposal yang dilaporkan. "Kami sudah memiliki ini dengan Memorandum Budapest yang terkenal," imbuh dia, merujuk pada kesepakatan 1994 di mana Ukraina menyerahkan hulu ledak nuklir era Soviet dengan imbalan jaminan keamanan dari Rusia, Amerika Serikat, dan Inggris.
“Anda tidak dapat meniru NATO,” kata Reinsalu. "Apa gunanya mencoba meniru NATO jika Anda menjelaskan bahwa itu bukan NATO? Ini seperti setengah NATO. Saya agak curiga dengan replika itu."
Lihat Juga :