Pentagon Tak Percaya Vladimir Putin Punya Nyali Mengebom Nuklir Ukraina
Kamis, 02 Maret 2023 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Kahl, yang mengatakan dia akan berbicara lebih rinci kepada para anggota Parlemen dalam sidang versi intelijen rahasia Selasa malam, yakin Rusia tidak akan menggunakan senjata berkemampuan nuklir dalam perangnya di Ukraina.
Meskipun Pentagon telah menanggapi ancaman Kremlin soal potensi menyebarkan senjata nuklir di Ukraina dengan sangat serius, pernyataan Kahl tersebut muncul sehari setelah mantan presiden Rusia Dmitriy Medvedev membuat lebih banyak ancaman yang meramalkan perang nuklir.
Medvedev mengatakan kepada media Rusia bahwa transfer senjata Barat yang berkelanjutan ke Kiev dapat menyebabkan "kiamat" dan "keruntuhan", dalam upaya lain untuk menghalangi NATO dan dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Volodymyr Zelensky.
Pekan lalu, Rusia menghentikan partisipasinya dalam Perjanjian New START, yang merupakan pakta pengurangan senjata nuklir antara Moskow dan Washington. Pakta ini mewajibkan inpeksi senjata nuklir satu sama lain antara kedua negara.
Meskipun Pentagon telah menanggapi ancaman Kremlin soal potensi menyebarkan senjata nuklir di Ukraina dengan sangat serius, pernyataan Kahl tersebut muncul sehari setelah mantan presiden Rusia Dmitriy Medvedev membuat lebih banyak ancaman yang meramalkan perang nuklir.
Medvedev mengatakan kepada media Rusia bahwa transfer senjata Barat yang berkelanjutan ke Kiev dapat menyebabkan "kiamat" dan "keruntuhan", dalam upaya lain untuk menghalangi NATO dan dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Volodymyr Zelensky.
Pekan lalu, Rusia menghentikan partisipasinya dalam Perjanjian New START, yang merupakan pakta pengurangan senjata nuklir antara Moskow dan Washington. Pakta ini mewajibkan inpeksi senjata nuklir satu sama lain antara kedua negara.
(min)
Lihat Juga :