Cerita Warga Ukraina Jatuhkan Drone Tempur Rusia dengan Senapan Tentara Merah

Kamis, 02 Maret 2023 - 07:22 WIB
loading...
A A A
Jam malam dimulai pada pukul 23.00 waktu setempat, yang ternyata merupakan malam yang tenang di Kiev, tanpa suara sirene serangan udara.

Kabut Adalah yang Terburuk


Untuk menghabiskan waktu, Smak memindahkan figur mini di atas papan, memainkan game strategi Inggris bernama "Blood Bowl" secara online dengan putranya yang berusia 13 tahun di Belanda.

Relawan tidur di tempat tidur dan kursi, sementara Mykola tetap berjaga sampai pukul 05.00 pagi, ketika tim bangun dengan kopi dalam cuaca yang sangat dingin.

Agar tetap jeli, beberapa anggota tim naik ke bukit dengan senjata mereka dan mengambil posisi sebagai latihan.

Di ruang istirahat, Valdemar mengarahkan laras panjang senapan mesin Degtyaryov ke arah selatan.

"Hal terburuk adalah kabut," katanya.

"Ketika Anda dapat mendengar drone terbang, tetapi Anda tidak dapat melihatnya, dan kemudian Anda mendengarnya mengenai sasaran," ujarnya.

"Kami adalah garis pertahanan terakhir," kata Mykola, dengan teropong di lehernya.

“Jika ada sesuatu seperti Iron Dome di Israel, saya akan senang,” imbuh dia, merujuk pada terobosan sistem pertahanan udara negara Timur Tengah tersebut, seperti dikutip AFP, Kamis (2/3/2023).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
PBB: Israel Hancurkan...
PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved