Erdogan: Gempa Dahsyat Sebabkan 500 Ribu Warga Turki Kehilangan Tempat Tinggal

Rabu, 01 Maret 2023 - 16:40 WIB
loading...
Erdogan: Gempa Dahsyat...
Erdogan: Gempa Dahsyat Sebabkan 500 Ribu Warga Turki Kehilangan Tempat Tinggal. FOTO/Reuters
A A A
ANKARA - Sekitar setengah juta orang kehilangan tempat tinggal di provinsi Kahramanmaras yang menderita akibat gempa dahsyat di tenggara negara itu. Hal itu diungkapkan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan pada konferensi pers, Selasa (28/2/2023).

"Kami terus mendirikan kota tenda dan kota kontainer pengiriman dalam upaya untuk memenuhi permintaan masyarakat kami akan perumahan. Saat ini kami menyediakan tempat berlindung bagi 461.000 orang di tenda, gedung umum, asrama, sekolah, dan tempat lain di seluruh Kahramanmaras," kata Erdogan, seperti dikutip dari TASS.

Baca juga: Erdogan Minta Maaf atas Tertundanya Penyelamatan Korban Gempa di Adiyaman

Menurutnya, proses renovasi kota akan dipercepat untuk sekali dan selamanya meninggalkan waktu ketika orang terjebak di bawah puing-puing bangunan yang runtuh. Erdogan menegaskan kembali rencana pemerintah untuk menyediakan perumahan baru dalam waktu satu tahun bagi masyarakat yang tinggal di provinsi yang dilanda gempa.

"Dengan selesainya kegiatan pembersihan puing-puing, kami memulai rekonstruksi dan kebangkitan wilayah kami," kata Erdogan. “Dalam beberapa bulan, kami memulai pembangunan 309.000 rumah, termasuk rumah desa, di seluruh zona gempa,” imbuhnya.

Pada 6 Februari, gempa berkekuatan 7,7 dan 7,6 melanda 11 provinsi – Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Elazig, Hatay, Gaziantep, Kahramanmaras, Kilis, Malatya, Osmaniye, dan Sanliurfa. Lebih dari 13 juta orang di Türkiye terkena dampak gempa dahsyat, serta banyak orang di barat laut Suriah.

Erdogan menegaskan kembali bahwa para ilmuwan menyebut bencana itu sebagai "peristiwa alam yang luar biasa".

Baca juga: Erdogan: Kekuatan Gempa Turki 3 Kali Lebih Kuat dari Marmara

"Sementara kami menghidupkan kembali provinsi, kabupaten, dan desa di wilayah yang dilanda gempa, kami akan segera mengubah bagian lain negara kami yang menghadapi ancaman yang sama," katanya.

Presiden juga memperingatkan masyarakat bahwa gempa susulan masih berlanjut dan meminta mereka untuk menghindari bangunan yang rusak, menambahkan: "Kami berharap warga kami lebih berhati-hati dalam hal ini."

Erdogan menekankan bahwa pemerintah sedang mengambil langkah-langkah untuk mengurangi beban keuangan korban gempa sesegera mungkin. "Mulai hari ini, kami mulai membayar 15.000 lira Turki (USD794) kepada korban gempa kami yang sedang mengungsi," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Infografis
Harga Rumah Naik, Warga...
Harga Rumah Naik, Warga Miskin Terpaksa Tinggal di Tempat Kumuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved