Rusia Bombardir Ukraina, Luncurkan 28 Serangan Udara dalam 24 Jam
Selasa, 28 Februari 2023 - 17:49 WIB
loading...
Rusia bombardir Ukraina, luncurkan 28 serangan udara dalam 24 jam. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KIEV - Militer Ukraina mengatakan Rusia memperkuat serangan udaranya terhadap negara itu. Menurut militer Ukraina, Rusia meluncurkan 28 serangan udara dalam 24 jam.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan dalam sebuah postingan Facebook pada hari Senin bahwa 12 dari 28 serangan udara dilakukan oleh drone Shahed-136 buatan Iran. Selain itu, dilaporkan ada delapan serangan roket Rusia dan 55 penembakan menggunakan "sistem jet api" pada hari yang sama.
Pasukan Rusia dilaporkan memusatkan upaya pada pemukiman di wilayah Donetsk dan Kharkiv, sementara 200 tentara lainnya dipindahkan ke kuadran Luhansk. Serangan udara itu menargetkan beberapa wilayah di Ukraina, menimbulkan korban di kota barat Khmelnytskyi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dalam pidatonya yang disiarkan televisi setiap malam, mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak berturut-turut di Khmelnytskyi telah mengakibatkan dua pekerja darurat tewas dan tiga lainnya cedera.
Baca Juga: AS Peringatkan China Tidak Berikan Bantuan untuk Perang Rusia di Ukraina
Zelensky berpendapat bahwa serangan itu mengilustrasikan kebutuhan untuk memperkuat pertahanan udara dengan "penerbangan modern." Ia lantas mengimbau sekutu Baratnya untuk mengakhiri "penerbangan tabu" dan membantu upaya perang dengan mengirimkan jet tempur ke Ukraina.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan dalam sebuah postingan Facebook pada hari Senin bahwa 12 dari 28 serangan udara dilakukan oleh drone Shahed-136 buatan Iran. Selain itu, dilaporkan ada delapan serangan roket Rusia dan 55 penembakan menggunakan "sistem jet api" pada hari yang sama.
Pasukan Rusia dilaporkan memusatkan upaya pada pemukiman di wilayah Donetsk dan Kharkiv, sementara 200 tentara lainnya dipindahkan ke kuadran Luhansk. Serangan udara itu menargetkan beberapa wilayah di Ukraina, menimbulkan korban di kota barat Khmelnytskyi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dalam pidatonya yang disiarkan televisi setiap malam, mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak berturut-turut di Khmelnytskyi telah mengakibatkan dua pekerja darurat tewas dan tiga lainnya cedera.
Baca Juga: AS Peringatkan China Tidak Berikan Bantuan untuk Perang Rusia di Ukraina
Zelensky berpendapat bahwa serangan itu mengilustrasikan kebutuhan untuk memperkuat pertahanan udara dengan "penerbangan modern." Ia lantas mengimbau sekutu Baratnya untuk mengakhiri "penerbangan tabu" dan membantu upaya perang dengan mengirimkan jet tempur ke Ukraina.
Lihat Juga :