Merespons Ancaman Rusia, AS-Polandia-Jerman Pertimbangkan Manuver Militer Gabungan

Senin, 27 Februari 2023 - 10:07 WIB
loading...
Merespons Ancaman Rusia,...
Tank Leopard 2 saat menjalani latihan tembak di Jerman. AS-Jerman-Polandia mempertimbangkan manuver militer gabungan untuk merespons ancaman Rusia. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Tiga negara NATO ; Amerika Serikat (AS), Polandia, dan Jerman, mempertimbangkan untuk menggelar manuver militer gabungan sebagai respons atas ancaman dari Rusia .

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius pada hari Minggu mengatakan ketiga negara sedang dalam pembicaraan untuk mengadakan latihan tempur gabungan tersebut.

Negara-negara NATO di Eropa timur merasa terancam oleh militer Moskow di tengah perangnya di Ukraina. Mereka khawatir akan menjadi target invasi Moskow berikutnya.

Baca juga: Vladimir Putin: Rusia Harus Perhitungkan Senjata Nuklir NATO

"Latihan sedang dipertimbangkan," kata Pistorius kepada ARD, tanpa mengonfirmasi atau menambahkan detail apa pun untuk saat ini.

Menurutnya, manuver militer di negara yang berbatasan dengan Ukraina, yang diserbu sejak setahun lalu oleh Rusia, akan mengirimkan sinyal sangat jelas kepada sekutu NATO. "Tetapi juga kepada (Presiden Rusia Vladimir) Putin,” ujar Pistorius.

"NATO jauh dari kelemahan yang diyakini (Putin) sejak lama,” imbuh Pistorius, yang dilansir AFP, Senin (27/2/2023).

“Ini jauh lebih kuat dan lebih bersatu daripada tahun lalu," paparnya.

Kendati demikian, lanjut dia, untuk negara-negara di Eropa timur seperti Polandia, negara-negara Baltik, Slovakia, dan lainnya, penting untuk melihat bahwa Jerman sebagai anggota aliansi Eropa yang paling penting, dan AS sebagai mitra transatlantik, menjunjung tinggi kewajiban pertahanan mereka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved