Menegangkan! Jet Tempur China Dekati Pesawat AS dalam Jarak 152 Meter

Sabtu, 25 Februari 2023 - 08:03 WIB
loading...
A A A
“Biasanya kami tidak mendapat tanggapan, terkadang kami mendapat tanggapan nonverbal. Tapi secara keseluruhan kami berusaha untuk mendorong pertemuan yang aman dan profesional saat kami berdua beroperasi di wilayah udara internasional,” katanya.

Baca juga: Kapal China Bertindak Agresif dengan Laser, Filipina Protes

China, yang memiliki Angkatan Laut terbesar di dunia, mengeklaim kedaulatan atas sebagian besar Laut China Selatan meskipun ada putusan penting tahun 2016 oleh pengadilan internasional bahwa klaimnya tidak memiliki dasar hukum.

Sikapnya itu membuat marah sejumlah negara di kawasan yang memiliki sengketa teritorial.

AS dan banyak tetangga China menuduh Beijing menggunakan taktik "zona abu-abu" yang bukan merupakan tindakan perang yang sah untuk mengintimidasi negara lain dan menegaskan kontrol yang lebih besar atas wilayah tersebut.

Sebagai tanggapan, AS secara teratur melakukan “kebebasan navigasi” dan operasi lainnya di perairan dan wilayah udara internasional.

China mengatakan pihaknya melindungi kedaulatan dan kepentingan maritimnya dan bahwa “pengintaian jarak dekat” oleh pesawat dan kapal perang Amerika mengancam keamanan nasionalnya serta merusak perdamaian dan stabilitas kawasan.

Pulau-pulau buatan yang dibangun China dalam dekade terakhir telah memudahkan penjaga pantai dan milisi maritimnya untuk melakukan patroli hampir setiap hari.

“Anda sekarang melihat kehadiran konstan di area yang paling diperebutkan,” kata Raymond Powell dari Gordian Knot Center for National Security Innovation di Stanford.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved