Perang Ukraina Masuki Tahun Kedua, Sekutu Rusia Siapkan Rudal untuk Tempur

Sabtu, 25 Februari 2023 - 07:10 WIB
loading...
Perang Ukraina Masuki...
Belarusia, yang merupakan sekutu Rusia, sedang menyiapkan rudal untuk tempur saat perang di Ukraina memasuki tahun kedua. Foto/REUTERS/Valentyn Ogirenko
A A A
MINSK - Belarusia, yang menjadi sekutu Rusia , sedang dalam proses menyiapkan rudal untuk pertempuran saat perang di Ukraina memasuki tahun kedua.

Dalam sebuah posting Telegram pada hari Jumat, Kementerian Pertahanan Republik Belarusia membagikan video beberapa kendaraan yang mengangkut rudal."Sebagai bagian dari tindakan kesiapan tempur, salah satu unit rudal bergerak ke area yang ditentukan," kata kementerian tersebut dalam posting-nya.

Jumat menandai peringatan satu tahun invasi Rusia ke Ukraina, setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan "operasi militer khusus" pada 24 Februari tahun lalu.

Sejak awal perang, pasukan Rusia ditempatkan di Belarusia, yang berbatasan dengan Rusia dan Ukraina. Namun, pasukan Belarusia menghindari konflik militer langsung dengan pasukan Ukraina.

Baca juga: Presiden Belarusia Ancam Ikut Berperang Bersama Rusia

Pada 18 Februari, Direktorat Utama Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan: "Intelijen Militer Ukraina memantau tindakan pasukan Rusia di wilayah Belarusia sepanjang waktu dan upaya negara teroris untuk melibatkan sepenuhnya Belarusia dalam perang melawan Ukraina."

Saat berbicara dengan ITV News di Inggris, Andrii Cherniak—seorang perwakilan dari Intelijen Pertahanan Ukraina—mengatakan: "Kami melihat bahwa Belarusia tampaknya mendukung Rusia, dan pada saat yang sama berusaha menahan diri untuk tidak bergabung dalam perang dengan segala cara yang memungkinkan. Kami juga melihat betapa Rusia menekan mereka."

Pembaruan Intelijen Pertahanan Ukraina mencatat bahwa militer Belarusia kemungkinan dipaksa untuk mengikuti perintah Presiden Alexander Lukashenko dan mungkin terlibat dalam invasi ke Ukraina.

Beberapa hari sebelum pembaruan dari Kementerian Pertahanan Ukraina, Lukashenko mengadakan konferensi pers di mana dia berbicara tentang perang di Ukraina dan apakah dia akan bergabung dengan sekutunya, Putin, dalam perang tersebut.

"Saya siap untuk berperang bersama dengan Rusia dari wilayah Belarusia hanya dalam satu keadaan—jika setidaknya satu tentara dari sana [Ukraina] datang ke wilayah Belarusia untuk membunuh rakyat saya," kata Lukashenko, seperti dikutip kantor berita BelTA.

"Jika mereka melakukan agresi terhadap Belarusia, jawabannya akan sangat kejam."

Lukashenko menambahkan bahwa meskipun dia tidak menginginkan perang." Rusia adalah sekutu, secara hukum, moral, dan politik," katanya.

Setelah konferensi pers, Hanna Liubakova, seorang nonresident fellow di Atlantic Council, mengatakan kepada Newsweek yang dilansir Sabtu (25/2/2023), bahwa komentar Lukashenko adalah upaya untuk mengirim sinyal ke Barat.

"Bahwa dia tidak ada hubungannya dengan eskalasi apa pun di garis depan dan keterlibatan lebih lanjut Belarusia dalam perang," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved