Kisah Revolusi Februari Rusia, Puncak Kemuakan Rakyat terhadap Kekaisaran

Jum'at, 24 Februari 2023 - 21:19 WIB
loading...
A A A
Sebuah hal mencengangkan terjadi di tengah gelombang demonstrasi. Menurut catatan Britannica, massa justru meneriakkan kurangnya makanan dan kelaparan yang mulai melanda Rusia, bukan pekikan mengenai perang dan kekaisaran yang awalnya diprotes.

Ketika gelombang protes sangat besar, Gubernur Militer Petrograd Sergey Khabalov menerima telegram langsung dari Tsar. Dia diperintah untuk segera menghentikan serangan dan membubarkan demonstran.

Secara paksa, demonstran dibubarkan, bahkan penembakan juga dilakukan hingga menewaskan puluhan demonstran. Meskipun berhasil dibubarkan sementara waktu, demonstran kembali memberontak, terlebih lagi saat beredar kabar bahwa resimen elite kekaisaran juga sudah melakukan pemberontakan dan bergabung dengan demonstran.

Tepat pada 28 Februari, tsar meninggalkan Mogilev menuju Petrograd. Sayangnya, Tsar Nicholas II tidak berhasil mencapai kota tersebut karena sudah dipenuhi oleh demonstran.

Melihat adanya revolusi itu, pejabat Rusia, seperti Kepala Angkatan Darat Nikolai Ruzsky, datang memberikan masukan agar tsar segera turun takhta. Masukan tersebut pun diterima Tsar Nicholas II demi melindungi keluarganya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved