Balas Tudingan, China Sebut AS Pengganggu Utama di Panggung Dunia
Rabu, 22 Februari 2023 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Wang, intervensi AS di Ukraina juga menunjukkan Washington adalah "sumber masalah daripada 'pembela perdamaian' bagi dunia."
Wang mencatat AS telah membanjiri medan perang Ukraina dengan lebih banyak senjata daripada negara lain mana pun.
Baca juga: Pria Muslim Ini Nikahi Wanita Transgender dalam Upacara Hindu di Hari Valentine
“Itu membuat orang bertanya-tanya… apakah AS merasa perlu untuk mengatakan kepada dunia bahwa ia menginginkan perdamaian, namun duduk dan menonton industri pertahanannya mengisi kantong mereka,” tegas Wang.
Komentar Sherman tentang China dibuat awal bulan ini di acara yang diselenggarakan Brookings Institution, think tank yang berbasis di Washington DC, di mana diplomat senior berulang kali berbicara tentang "tantangan" yang ditimbulkan Beijing.
“Kita telah mengetahui bahwa Republik Rakyat China (RRC) adalah tantangan geopolitik yang mondar-mandir di zaman kita, tantangan yang akan menguji diplomasi Amerika seperti beberapa masalah dalam ingatan baru-baru ini. Kita menyadari bahwa RRC adalah satu-satunya pesaing dengan maksud dan sarana untuk membentuk kembali tatanan internasional berbasis aturan,” ujar Sherman, menuduh China melakukan kebijakan “agresif” di luar negeri.
Meski Sherman juga menyalahkan RRC atas "pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan nasional kita dan hukum internasional" setelah satu balon ketinggian China melayang ke wilayah udara AS pada akhir Januari, Wang menolak anggapan benda itu dimaksudkan untuk spionase.
Wang mencatat AS telah membanjiri medan perang Ukraina dengan lebih banyak senjata daripada negara lain mana pun.
Baca juga: Pria Muslim Ini Nikahi Wanita Transgender dalam Upacara Hindu di Hari Valentine
“Itu membuat orang bertanya-tanya… apakah AS merasa perlu untuk mengatakan kepada dunia bahwa ia menginginkan perdamaian, namun duduk dan menonton industri pertahanannya mengisi kantong mereka,” tegas Wang.
Komentar Sherman tentang China dibuat awal bulan ini di acara yang diselenggarakan Brookings Institution, think tank yang berbasis di Washington DC, di mana diplomat senior berulang kali berbicara tentang "tantangan" yang ditimbulkan Beijing.
“Kita telah mengetahui bahwa Republik Rakyat China (RRC) adalah tantangan geopolitik yang mondar-mandir di zaman kita, tantangan yang akan menguji diplomasi Amerika seperti beberapa masalah dalam ingatan baru-baru ini. Kita menyadari bahwa RRC adalah satu-satunya pesaing dengan maksud dan sarana untuk membentuk kembali tatanan internasional berbasis aturan,” ujar Sherman, menuduh China melakukan kebijakan “agresif” di luar negeri.
Meski Sherman juga menyalahkan RRC atas "pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan nasional kita dan hukum internasional" setelah satu balon ketinggian China melayang ke wilayah udara AS pada akhir Januari, Wang menolak anggapan benda itu dimaksudkan untuk spionase.
Lihat Juga :