Sejarah Konflik Turki-Yunani, Sesama Anggota NATO yang Tak Bisa Akur

Selasa, 21 Februari 2023 - 16:08 WIB
loading...
A A A
Perang disulut oleh Yunani yang berusaha memperluas wilayahnya di luar Thrace timur dan di Anatolia. Dalam data yang tercantum di laman Britannica, wilayah-wilayah tersebut diberikan kepada Yunani melalui Perjanjian Sevres, pada 10 Agustus 1920.

Hal itu dilakukan karena pemerintah Utsmaniyah dinilai tengah lemah. Serangan ke Anatolia dilakukan pada Januari 1921 oleh tentara Yunani. Mereka melawan kaum nasionalis Turki, yang tidak mengakui adanya perjanjian tersebut.

Usai perang, Yunani memberikan seluruh wilayah yang didapat selama perang ke Turki dan kembali ke perbatasan.

Pertukaran populasi antara Turki dan Yunani juga terjadi, berdasarkan Perjanjian Lausanne. Perjanjian ini ditandatangani oleh perwakilan Turki, Inggris, Prancis, Yunani, Rumania, Jepang, Italia, Kerajaan Serbia, Slovenia, dan Kroasia pada 24 Juli 1923 di Lausanne, Swiss.

Turki dan Yunani beberapa kali terlibat perselisihan terkait berbagai masalah. Mulai dari batas laut, luas landas kontinen, wilayah udara, dan Pulau Siprus yang terbagi antara kedua negara sejak 1974.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved