Sejarah Konflik Turki-Yunani, Sesama Anggota NATO yang Tak Bisa Akur

Selasa, 21 Februari 2023 - 16:08 WIB
loading...
A A A
Sejak Februari 1897, dua batalion Yunani mendarat di wilayah pantai Kreta dan bergabung dengan gerakan lokal.

Sekitar dua bulan setelahnya, prajurit Yunani menyerang menara perbatasan Ottoman, namun akhirnya dipukul mundur oleh penjaga perbatasan.

Pada 16 sampai 22 April, bentrokan di sepanjang perbatasan dan jalur gunung terjadi. Kala itu, terlihat bahwa para prajurit Utsmaniyah kurang memiliki taktik berperang.

Mereka seolah langsung menyerang ke pihak musuh tanpa adanya perencanaan. Akibatnya, korban dari pihak Utsmaniyah banyak berjatuhan.

Meski demikian, perang akhirnya dapat dimenangkan oleh Utsmaniyah. Kemenangan tersebut tentunya semakin menumbuhkan kepercayaan publik atas Utsmaniyah, usai dipermalukan selama bertahun-tahun oleh Eropa.

Di sisi lain, kekalahan bagi Yunani dirasa sebagai hal yang sangat memalukan. Setelah itu, Yunani langsung melakukan reformasi politik dan ekonominya, serta mempersiapkan pasukan militer (terutama angkatan laut) yang siap sedia menjaga negaranya.

Perang antara dua negara anggota NATO ini kembali pecah pada tahun 1921 hingga 1922, tepatnya setelah Perang Dunia I.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
10 Negara Terhebat yang...
10 Negara Terhebat yang Pernah Tercatat dalam Sejarah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved