AS Pertahankan Kepemimpinan Sains

Kamis, 16 Juli 2020 - 10:07 WIB
loading...
A A A
Otto Saymeh (26) mahasiswa Universitas Columbia, asal Suriah, belajar arsitektur di AS sejak 2013 karena dia ingin melarikan diri dari perang sipil. Dia pun tidak pernah kembali ke Damaskus sejak datang di AS. “Saya senang bisa mendapatkan kesempatan belajar di AS. Dikarenakan pandemi, saya pun tidak berpikir bisa kembali ke Damaskus dalam waktu cepat,” katanya, dilansir Financial Times.

Saymeh memanfaatkan kesempatan kuliah di AS sekaligus untuk mendapatkan suaka. Dia mendapatkan status itu pada 2019 dan dia pun sedang dalam proses menjadi warga negara AS. Namun, di saat krisis pandemi ini, pertanyaan identitasnya pun semakin menjadi perhatiannya. “Saya memiliki identitas ganda. Saya lahir dan besar di Suriah selama 19 tahun, tetapi saya tinggal di sini (AS),” tuturnya. (Lihat videonya: Viral, Janda di Bangka Belitung Jual Rumah Beserta Pemilik)

Sebenarnya pembatalan keputusan Pemerintahan Trump juga berkaitan karena khawatir AS akan kehilangan pasar sebagai tujuan studi bagi mahasiswa internasional. Apalagi, banyak negara lain seperti Inggris, Belanda, hingga Kanada justru ingin memanfaatkan kesempatan untuk merebut pasar mahasiswa internasional yang hendak lari dari AS.

“Rencana Pemerintahan Trump bisa mengubah banyak calon mahasiswa batal mengajukan studi di AS. Mereka bisa berpikir opsi lain,” sebut David Lewis, konsultan pendidikan AS. Lewis biasanya mempromosikan kampus AS bagi mahasiswa asing asal China untuk belajar ilmu komputer dan hukum.

Lewis mengungkapkan, 95% mahasiswa mengajukan aplikasi kampus, baik AS dan Inggris. Itu dikarenakan Inggris ingin mengambil kesempatan besar jika AS mengusir mahasiswa asing. Kanada juga bersiap mengambil keuntungan. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved