Amerika: 30.000 Tentara Bayaran Wagner Rusia Terbunuh di Ukraina

Sabtu, 18 Februari 2023 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Kementerian Pertahanan Inggris telah memperkirakan militer Rusia kemungkinan telah menderita hingga sekitar 200.000 korban sejak dimulainya invasi mereka ke Ukraina.

“Tingkat korban Rusia yang tinggi, terutama rasio kematian terhadap cedera yang tinggi, terus berdampak buruk pada efektivitas tempur militer Rusia dan kemungkinan mendorong pejabat Rusia untuk melanjutkan upaya mobilisasi crypto,” imbuh Institute for the Study of War, lembaga think tank yang berbasis di Washington, DC, pada hari Sabtu.

Sementara itu, kepala Wagner Group Yevgeny Prigozhin mengeklaim bahwa pemukiman Paraskoviivka di utara Bakhmut sepenuhnya dikendalikan oleh pasukannya.

Para blogger militer Rusia menulis bahwa Paraskoviivka telah menjadi simpul penting dari garis pertahanan Ukraina. Jika desa tetangga Verkhivka Berkhivka dan Yahidne juga direbut, pasukan Ukraina di Bakhmut tidak dapat lagi disuplai dari utara.

Tidak ada konfirmasi independen atas klaim kepala Wagner dan laporan malam Staf Umum Ukraina tidak menyebutkan kemajuan pada hari Jumat.

Pertempuran untuk memperebutkan Bakhmut telah berkecamuk selama berbulan-bulan.

Prigozhin juga menggunakan pengumuman Paraskoviivka untuk mengkritik keras Kementerian Pertahanan Rusia, dengan mengatakan bahwa gerak maju Wagner telah berhasil meskipun ada "blokade amunisi".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved