Jenderal AS Peringatkan Iran Tidak Bertindak Gegabah

Rabu, 15 Juli 2020 - 21:54 WIB
loading...
Jenderal AS Peringatkan...
Kepala Komando Sentral AS, Jenderal Kenneth McKenzie memperingatkan Iran tentang biaya tinggi dari setiap kegiatan berbahaya mereka di Teluk. Foto/Ist
A A A
WASHINGTON - Kepala Komando Sentral Amerika Serikat (AS), Jenderal Kenneth McKenzie memperingatkan Iran tentang biaya tinggi dari setiap kegiatan berbahaya mereka di Teluk. Dia mengingatkan atas pembunuhan Qassem Soleimani.

McKenzie menuturkan, AS telah membentuk postur yang dirancang untuk mencegah Iran dari bertindak, baik secara tidak langsung atau langsung terhadap AS, sekutu, atau pasukan koalisi di kawasan Teluk.

( Baca juga: Sistem Pertahanan AS di Teluk Tidak Cukup Kuat Hadapi Rudal Iran )

"Teheran memahami kemampuan AS sebagai kekuatan global. Saya berpendapat bahwa setelah peristiwa Januari, Iran baru peka terhadap keinginan kita dan kesediaan kita untuk menggunakan kekuatan-kekuatan itu seandainya kita diancam oleh mereka. Kegiatan memfitnah," ucapnya, merujuk pada pembunuhan Soleimani.

"Jadi, kami berpose dan kami akan terus diposisikan di kawasan, bekerja sama dengan semua mitra kami, semua teman kami di kawasan itu, untuk memastikan bahwa kami siap dan Iran melihat dengan jelas biaya tinggi dari segala kegiatan memfitnah di pihak mereka," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (15/7/2020).

Tentang apakah rezim Iran benar-benar "terhalang" oleh pembunuhan Soleimani atau apakah sedang menunggu pemungutan suara embargo senjata PBB yang akan datang atau pemilihan presiden AS untuk mengambil langkah. McKenzie mengatakan bahwa Washington telah dengan jelas menetapkan "garis merah" untuk Teheran yang mungkin tidak pernah dilihat oleh rezim sebelumnya.

( Baca juga: Iran: Kebakaran Kapal Perang Adalah Hukuman atas Kejahatan AS )

Dia menambahkan bahwa kemungkinan besar suara PBB tentang apakah atau tidak akan memperpanjang embargo senjata terhadap Iran adalah faktor dalam perhitungan rezim di Teheran.

"Tetapi jujur, sangat sulit untuk mengetahui dan memahami persis apa yang dipikirkan Iran dan saya akan mengatakan itu bahkan lebih nyata setelah kematian Qassem Soleimani. Saya pikir itu lebih sulit bagi mereka untuk mengambil keputusan dan lebih sulit bagi mereka untuk memutuskan jalan yang jelas ke depan," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved