Spesifikasi Orlan-30, Drone Andalan Rusia untuk Mengintai Target

Selasa, 14 Februari 2023 - 10:30 WIB
loading...
Spesifikasi Orlan-30,...
Drone Orlan-30 jadi andalan Rusia di medan perang Ukraina. Foto/eurasiantimes.com
A A A
MOSKOW - Produsen senjata Rusia, Rosoboronexport, akan menghadirkan drone di pameran kedirgantaraan Aero India 2023. Pameran dijadwalkan berlangsung dari 13-17 Februari 2023 di Pangkalan Udara Yelahanka, Bengaluru.

Pada siaran persnya, pengunjung stan Rosoboronexport dapat berkenalan dengan drone Rusia, seperti drone pengintai serta serang Orion-E, drone pengintai Orlan-10E, dan Orlan-30 yang dikembangkan pada 2022.

Diketahui, drone Orlan-30 bisa melakukan operasi pengintaian serta meningkatkan akurasi tembakan artileri.

Selain itu, drone ini juga dilengkapi dengan penanda target laser yang membantu mengarahkan ke target.

Baca juga: 2 Jet Tempur F-35 Belanda Cegat dan Usir 3 Pesawat Militer Rusia di Atas Polandia

Hal tersebut memungkinkan artileri mengenai objek dengan akurasi tinggi dibandingkan pendahulunya, Orlan-10.

Drone Orlan-30 yang merupakan penerus Orlan-10 diklaim media pemerintah Rusia mempunyai permintaan yang kuat di pasar global.

Orlan-30 dapat terbang dengan berat lepas landas hingga 27 kilogram. Ini memungkinkannya membawa muatan hingga 8 kilogram, misalnya kamera dengan stabilisasi gambar elektronik-optik, perangkat pengintaian, bantalan radio elektronik, hingga perangkat pengukuran radiasi.

Kecepatan penerbangan maksimum Orlan-30 dapat mencapai 150 kilometer/jam. Drone ini dapat terbang hingga 300 kilometer serta dapat bertahan di udara hingga 5 jam.

Pasukan Ukraina untuk pertama kalinya menangkap drone Orlan-30 di medan perang pada April 2022. Kemudian, pada Agustus 2022, pasukan Ukraina dilaporkan menembak jatuh drone Orlan-30.

Orlan-30 dirancang untuk melakukan pengawasan udara, menemukan, melihat, serta mengidentifikasi objek dalam spektrum inframerah.

Saat dilengkapi dengan muatan misi, drone dapat mengidentifikasi target untuk senjata yang dipandu dengan presisi guna mengeliminasi target.

Pembeda Orlan-30 dengan pendahulunya Orlan-10, yaitu adanya laser target designator-rangefinder.

Perangkat tersebut dapat menerangi target dengan sinar laser. Hal tersebut memungkinkan drone untuk mengidentifikasi serta menyerang dengan tepat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved