Kerusuhan Ganggu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Bumi Turki-Suriah Tembus 28.000

Minggu, 12 Februari 2023 - 07:13 WIB
loading...
A A A
Setidaknya 6.000 bangunan runtuh di Turki, menimbulkan pertanyaan tentang apakah tragedi skala besar dapat dihindari dan apakah pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan dapat berbuat lebih banyak untuk menyelamatkan nyawa.

Dengan pemilihan umum yang semakin dekat, masa depan presiden Turki itu dipertaruhkan setelah menghabiskan 20 tahun berkuasa dan permohonannya untuk persatuan nasional tidak diindahkan.

Erdogan telah mengakui kekurangan dalam tanggapannya, tetapi dia tampaknya menyalahkan takdir atas kunjungan ke satu zona bencana: "Hal-hal seperti itu selalu terjadi. Itu bagian dari rencana takdir."

Baca: AS Gelontorkan Bantuan Kemanusiaan Rp1,2 Triliun untuk Korban Gempa Turki-Suriah

Sementara itu, menurut AFP, korban tewas di Suriah akibat gempa sekarang mencapai lebih dari 3.500 - tetapi angka baru belum dipublikasikan sejak Jumat.

Ada kritik bahwa upaya internasional untuk mengirimkan bantuan ke Suriah belum cukup cepat.

Ismail al Abdullah dari Pasukan Pertahanan Sipil Suriah, atau Helm Putih, yang beroperasi di daerah yang dikuasai pemberontak, mengatakan kepada Quentin Sommerville dari BBC bahwa organisasi tersebut telah berhenti mencari korban selamat.

Ia mengatakan komunitas internasional memiliki "darah di tangannya."

"Kami membutuhkan peralatan penyelamat yang tidak pernah datang," ujarnya.

Sivanka Dhanapala, perwakilan Suriah dari Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sebanyak 5,3 juta warga Suriah mungkin kehilangan tempat tinggal setelah gempa tersebut.

"Itu adalah jumlah yang sangat besar dan datang ke populasi yang sudah menderita pengungsian massal," katanya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved