Kerusuhan Ganggu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Bumi Turki-Suriah Tembus 28.000
Minggu, 12 Februari 2023 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Manajer operasi Isar, Steven Bayer, mengatakan dia memperkirakan keamanan akan memburuk karena makanan, air, dan harapan semakin langka.
"Kami mengawasi situasi keamanan dengan sangat cermat seiring perkembangannya," katanya.
Kantor berita Reuters melaporkan tim penyelamat Jerman mengatakan mereka akan melanjutkan pekerjaan segera setelah pihak berwenang Turki menganggap situasi aman.
Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay mengumumkan pada hari Sabtu bahwa jumlah korban tewas di Turki telah meningkat menjadi 24.617.
Sementara belum mengomentari kerusuhan yang dilaporkan di Hatay, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan kembali bahwa pemerintah akan mengambil tindakan terhadap mereka yang terlibat dalam kejahatan di wilayah tersebut.
Baca: Menlu Retno Perintahkan Dubes RI untuk Turki Berkantor di Wilayah Gempa
"Kami telah menyatakan keadaan darurat," kata Erdogan saat berkunjung ke zona bencana.
"Artinya, mulai sekarang, orang-orang yang terlibat penjarahan atau penculikan harus tahu bahwa tangan tegas negara ada di belakang mereka," imbuhnya.
Menurut AFP, media pemerintah melaporkan bahwa 48 orang telah ditangkap karena penjarahan. Media pemerintah Turki melaporkan beberapa senjata disita, bersama dengan uang tunai, perhiasan, dan kartu bank.
Mehmet Bok (26) mencari rekan kerja di sebuah gedung yang runtuh di Antakya, mengatakan kepada Reuters: "Orang-orang menghancurkan jendela dan pagar toko dan mobil."
Polisi Turki juga dilaporkan menahan 12 orang terkait bangunan yang runtuh di provinsi Gaziantep dan Sanliurfa. Mereka termasuk kontraktor, menurut kantor berita DHA.
"Kami mengawasi situasi keamanan dengan sangat cermat seiring perkembangannya," katanya.
Kantor berita Reuters melaporkan tim penyelamat Jerman mengatakan mereka akan melanjutkan pekerjaan segera setelah pihak berwenang Turki menganggap situasi aman.
Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay mengumumkan pada hari Sabtu bahwa jumlah korban tewas di Turki telah meningkat menjadi 24.617.
Sementara belum mengomentari kerusuhan yang dilaporkan di Hatay, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan kembali bahwa pemerintah akan mengambil tindakan terhadap mereka yang terlibat dalam kejahatan di wilayah tersebut.
Baca: Menlu Retno Perintahkan Dubes RI untuk Turki Berkantor di Wilayah Gempa
"Kami telah menyatakan keadaan darurat," kata Erdogan saat berkunjung ke zona bencana.
"Artinya, mulai sekarang, orang-orang yang terlibat penjarahan atau penculikan harus tahu bahwa tangan tegas negara ada di belakang mereka," imbuhnya.
Menurut AFP, media pemerintah melaporkan bahwa 48 orang telah ditangkap karena penjarahan. Media pemerintah Turki melaporkan beberapa senjata disita, bersama dengan uang tunai, perhiasan, dan kartu bank.
Mehmet Bok (26) mencari rekan kerja di sebuah gedung yang runtuh di Antakya, mengatakan kepada Reuters: "Orang-orang menghancurkan jendela dan pagar toko dan mobil."
Polisi Turki juga dilaporkan menahan 12 orang terkait bangunan yang runtuh di provinsi Gaziantep dan Sanliurfa. Mereka termasuk kontraktor, menurut kantor berita DHA.
Lihat Juga :