Sebut Israel Berlakukan Apartheid, Barcelona Ceraikan Tel Aviv Sebagai Kota Kembar

Jum'at, 10 Februari 2023 - 13:39 WIB
loading...
A A A
Dalam suratnya kepada Netanyahu, Colau mengatakan bahwa para pemilih telah memintanya untuk mengutuk kejahatan apartheid terhadap rakyat Palestina, mendukung organisasi Palestina dan Israel yang bekerja untuk perdamaian dan memutuskan perjanjian kembar antara Barcelona dan Tel Aviv.

Barcelona sebelumnya telah menangguhkan hubungan kota kembar dengan kota Rusia St Petersburg tahun lalu setelah invasi Ukraina.

Keputusan itu disambut baik oleh para juru kampanye pro-Palestina dan dikutuk oleh para pendukung Israel serta kelompok-kelompok Yahudi.

Komite Nasional Divestasi dan Sanksi Boikot Palestina (BNC) mengatakan pihaknya "menghormati" Colau dan kelompok akar rumput yang membantu mendorong langkah tersebut.

"Barcelona telah menjadi dewan kota pertama yang menangguhkan hubungan dengan apartheid Tel Aviv dalam solidaritas dengan rakyat Palestina, sebuah langkah yang mengingatkan dewan kota bersejarah dan berani yang memelopori pemutusan hubungan dengan apartheid Afrika Selatan," kata BNC dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Middle East Eye, Jumat (10/2/2023).

Sedangkan Kelompok Aksi dan Komunikasi pro-Israel Spanyol di Timur Tengah, ACOM, menyebut keputusan itu antisemit dan mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap Colau.

Baca: Patriark Latin Yerusalem Kutuk Kejahatan Kebencian terhadap Umat Kristen
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved