Korban Gempa Suriah Marah dan Sedih Tak Ada Bantuan Asing Datang, Sangat Beda dengan Turki

Kamis, 09 Februari 2023 - 07:56 WIB
loading...
Korban Gempa Suriah...
Anggota tim penyelamat Aljazair dan tentara Suriah mencari korban selamat di lokasi bangunan yang rusak, pascagempa di Aleppo, Suriah, 8 Februari 2023. Foto/REUTERS/Firas Makdesi
A A A
BAB AL HAWA - Dengan ratusan orang masih terjebak di bawah puing, tim penyelamat menyesalkan kurangnya bantuan kemanusiaan internasional yang sangat dibutuhkan para korban gempa.

Gempa dahsyat menewaskan ribuan orang di barat laut Suriah dan jutaan orang terkena dampak.

Saat tim penyelamat dan relawan dari seluruh dunia melakukan perjalanan ke Turki, relawan medis Obaida Rannoush di Suriah menyesalkan kelambanan komunitas global untuk datang ke negaranya.

“Saya menyerukan kepada masyarakat internasional, negara-negara Arab, dan PBB untuk segera membantu kami,” ujar dia sambil berdiri di perbatasan Bab al-Hawa.

“Lebih dari 60 jam setelah gempa terjadi, masih ada ratusan orang yang terjebak di bawah reruntuhan. Kami tidak dapat menyelamatkan mereka karena sumber daya kami yang sedikit. Kami membutuhkan alat berat, bantuan kemanusiaan dan medis,” papar dia.

Baca juga: Bos NATO Ungkap Besarnya Pendanaan untuk Ukraina, Capai Rp1.816 Triliun

Hingga saat ini, lanjut dia, belum ada satu pun konvoi kemanusiaan yang melintasi perbatasan.

“Kami belum menerima bantuan apa pun,” ungkap Rannoush. “Kami berdiri di sini di perbatasan untuk meminta bantuan kemanusiaan agar kami dapat menyelamatkan beberapa orang di bawah reruntuhan.”

Pada Rabu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sedang mengerahkan tim dan tiga penerbangan dengan pasokan medis ke Turki dan Suriah.

“Kebutuhan kesehatan sangat besar,” ujar Dr Iman Shankiti, perwakilan WHO untuk Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Gempa Dahsyat Guncang...
Gempa Dahsyat Guncang Turki dan Suriah, Ribuan Orang Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved