Korban Tewas Gempa Bumi Tembus 3.000 Jiwa, Erdogan Umumkan Keadaan Darurat
Selasa, 07 Februari 2023 - 23:06 WIB
loading...
A
A
A
Di kota Osmaniye Turki, dekat pusat gempa, hujan deras menghambat uapay penyelamatana. Kota itu tanpa listrik saat dingin dan hujan turun.
Satu keluarga berkemah di jalan, takut akan gempa susulan, meski suhu sangat dingin. Setiap kali merasakan gempa susulan, keluarga itu bergerak mendekat ke tengah jalan.
Seorang pemilik hotel di kota itu mengatakan kepada BBC bahwa dari 14 tamu yang menginap malam itu, hanya tujuh yang ditemukan.
Negara-negara di seluruh dunia mengirimkan dukungan untuk membantu upaya penyelamatan, termasuk tim spesialis, anjing pelacak, dan peralatan.
Namun gempa bumi telah menyebabkan kerusakan signifikan pada tiga bandara di seluruh Turki, juga menimbulkan tantangan bagi pengiriman bantuan.
Sementara itu, sedikitnya 1.600 orang kini diketahui telah tewas di Suriah, tempat jutaan pengungsi tinggal di kamp-kamp di perbatasan Turki.
Turki terletak di salah satu zona gempa paling aktif di dunia.
Pada tahun 1999 sebuah gempa menewaskan lebih dari 17.000 orang di barat laut, sedangkan pada tahun 1939, 33.000 orang tewas di provinsi timur Erzincan.
Gempa kali ini cukup kuat untuk dirasakan hingga ke Siprus, Lebanon, dan Israel.
Baca: Meski Musuhan, Israel Akan Beri Bantuan ke Suriah yang Dilanda Gempa
Satu keluarga berkemah di jalan, takut akan gempa susulan, meski suhu sangat dingin. Setiap kali merasakan gempa susulan, keluarga itu bergerak mendekat ke tengah jalan.
Seorang pemilik hotel di kota itu mengatakan kepada BBC bahwa dari 14 tamu yang menginap malam itu, hanya tujuh yang ditemukan.
Negara-negara di seluruh dunia mengirimkan dukungan untuk membantu upaya penyelamatan, termasuk tim spesialis, anjing pelacak, dan peralatan.
Namun gempa bumi telah menyebabkan kerusakan signifikan pada tiga bandara di seluruh Turki, juga menimbulkan tantangan bagi pengiriman bantuan.
Sementara itu, sedikitnya 1.600 orang kini diketahui telah tewas di Suriah, tempat jutaan pengungsi tinggal di kamp-kamp di perbatasan Turki.
Turki terletak di salah satu zona gempa paling aktif di dunia.
Pada tahun 1999 sebuah gempa menewaskan lebih dari 17.000 orang di barat laut, sedangkan pada tahun 1939, 33.000 orang tewas di provinsi timur Erzincan.
Gempa kali ini cukup kuat untuk dirasakan hingga ke Siprus, Lebanon, dan Israel.
Baca: Meski Musuhan, Israel Akan Beri Bantuan ke Suriah yang Dilanda Gempa
(ian)
Lihat Juga :