Misteri Bom Nuklir 3.400 Kg Amerika yang Hilang saat Latihan Tempur

Selasa, 07 Februari 2023 - 12:38 WIB
loading...
A A A
Dia mencatat laporan yang saling bertentangan tentang betapa berbahayanya bencana bom nuklir itu, menguraikan pemikiran awal pemerintah AS bahwa itu hanya berisi pemicu tiruan dan tidak menimbulkan ancaman kecuali jika diganggu.

Namun, Berniato berpendapat bahwa dokumen yang dibuka pada tahun 1994 menceritakan cerita yang berbeda. "Menurut kesaksian Kongres tahun 1966 oleh Asisten Menteri Pertahanan W.J. Howard kepada Komite Gabungan Kongres AS untuk Energi Atom, senjata yang hilang adalah bom yang lengkap dan berfungsi penuh dengan kapsul nuklir," katanya.

"Jika itu masalahnya, dan bom itu memang mengandung pemicu plutonium, ledakan yang dihasilkan akan mencakup bola api dengan radius lebih dari satu mil dan radiasi termal hingga 10 kali jarak itu...Ada cara yang lebih baik untuk berjemur di Pulau Tybee," paparnya, seperti dikutip dari Express.co.uk, Selasa (7/2/2023).

Di antara teori tentang apa yang bisa terjadi pada bom itu termasuk kemungkinan kapal selam Soviet menemukannya, menjelaskan mengapa otoritas AS tidak pernah dapat menemukannya.

Apakah senjata itu berfungsi telah lama menjadi topik diskusi. Jika bom itu memiliki inti nuklir plutonium, itu akan dianggap sebagai senjata yang berfungsi penuh.

Sedangkan jika memiliki inti tiruan, seperti yang telah disampaikan pemerintah AS, maka itu tidak mampu menghasilkan ledakan nuklir tetapi masih dapat menghasilkan ledakan konvensional.

Hampir 50 tahun setelah B-47 melepaskan bom nuklir tersebut, seorang pensiunan Letnan Kolonel Angkatan Udara, Derek Duke, percaya bahwa dia telah berhasil mempersempit tempat peristirahatan bom itu.

Dia mengeklaim telah menemukan ruang seukuran lapangan sepak bola yang mungkin sebagai akibat dari tingkat radiasi nuklir yang dipancarkan dari senjata yang hilang tersebut. Lantaran tidak mengungkap detail, lokasi yang diduga sebagai pendaratan bom nuklir tersebut masih menjadi misteri.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved