Alasan AS Tembak Balon China dengan Rudal Rp6 Miliar dan Jet Tempur Rp3,2 Triliun

Selasa, 07 Februari 2023 - 10:03 WIB
loading...
A A A
"[Balon cuaca standar] naik ke atas satu tempat tertentu dan hingga sekitar 50.000 kaki di atmosfer, dan selesai sudah. Mereka tidak menempuh jarak yang jauh, jadi menurut saya ada perbedaan yang cukup signifikan antara balon cuaca biasa dan balon yang dilaporkan ini," kata Jonathan Porter, Kepala Ahli Meteorologi di Accuweather.

Belum ada penjelasan resmi mengapa Angkatan Udara AS menembak jatuh balon mata-mata China dengan aset tempur yang begitu mahal. Namun, dari analisis di lapangan ada beberapa hal yang mendukung alasan mengapa Amerika melakukan hal itu.

Fakta bahwa balon mata-mata China itu beroperasi di ketinggian yang sangat tinggi sekitar 65.000 kaki—itu 20 km di atas permukaan tanah.

F-22 Raptor kemungkinan dipilih untuk tugas itu karena paling mampu terbang ke ketinggian setinggi itu sambil membawa rudal.

Pada akhirnya, F-22 Raptor dengan callsign "FRANK01" mencapai ketinggian 58.000 kaki (17,7 km) sebelum menembakkan rudal Sidewinder AIM-9X ke balon tersebut. Itu adalah "pembunuhan pertempuran udara-ke-udara" pertama untuk F-22.

Meski terkesan sangat mahal, AIM-9X Sidewinder justru menjadi rudal udara-ke-udara terkecil dan termurah di gudang senjata Angkatan Udara AS.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved