Alasan AS Tembak Balon China dengan Rudal Rp6 Miliar dan Jet Tempur Rp3,2 Triliun

Selasa, 07 Februari 2023 - 10:03 WIB
loading...
A A A
Kemudian pada hari Jumat yang sama, balon kedua terlihat di atas Amerika Latin. Butuh China 3 hari lagi untuk mengakui bahwa itu milik mereka.

Balon cuaca adalah hal biasa—ribuan balon diluncurkan setiap hari di seluruh dunia untuk mengumpulkan informasi tentang suhu, angin, dan kelembapan di bagian atas atmosfer.

Balon cuaca tidak terlalu besar—mengembang dari diameter 6 kaki (1,8 meter) hingga 20 kaki (6 meter) saat naik di ketinggian. Muatan mereka juga kecil, terdiri dari sebuah kotak kecil dengan beberapa sensor.

Sedangkan balon China yang ditembak jatuh oleh Angkatan Udara AS tidak hanya jauh lebih besar dengan lebar sekitar 90 kaki (27,5 meter), tetapi juga memiliki muatan yang sangat besar yang mencakup panel surya besar, dan bahkan baling-baling untuk mengontrol pergerakannya.

"Jenis balon cuaca yang diluncurkan dua kali sehari dari kantor Layanan Cuaca biasanya hanyalah sebuah kotak kecil yang memiliki sensor suhu, sensor kelembaban relatif, sensor tekanan, dan pemancar kecil. Berdasarkan foto-foto yang beredar, jelas ada lebih banyak peralatan yang satu ini," kata Alexandra Anderson-Frey, Profesor Ilmu Atmosfer di University of Washington, seperti dikutip TIME.

Balon cuaca asli juga tidak melakukan perjalanan jauh—mereka biasanya naik ke ketinggian dan tetap di sana. Balon mata-mata, di sisi lain, perlu menempuh jarak jauh. Balon China ini telah melakukan perjalanan jauh dari China ke Alaska kemudian ke Kanada, sebelum mencapai benua Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mampukah Messi Goyang Dominasi Eropa?
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Berita Terkini
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved