Trump Mengaku Bisa Segera Akhiri Perang Ukraina Jika Berbicara dengan Putin
Jum'at, 03 Februari 2023 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka berbicara tentang angka yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan angka sebenarnya," ujar Trump.
"Ketika mereka merobohkan rumah-rumah apartemen besar itu, dan ketika mereka merobohkan kota-kota dan mereka mengatakan dua orang tewas, atau tiga orang terluka, itu tidak benar," imbuhnya.
"Saya kira jumlahnya jauh lebih besar. Itu akan terungkap di kemudian hari," tambahnya.
"Tapi kita harus melakukan sesuatu. Perang itu harus dihentikan, dan harus dihentikan sekarang, dan itu mudah dilakukan," ucapnya.
Selama hampir setahun, Trump mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina tidak akan terjadi jika dia masih menjadi presiden. Dia telah mengutip perjanjian nyata yang dia miliki dengan Putin, dan kurangnya rasa hormat serta ketakutan yang dimiliki presiden Rusia terhadap Biden.
Baca: Donald Trump: Pertama Tank lalu Nuklir, Akhiri Perang Gila Ukraina!
Klaim Trump bahwa dia bisa mengakhiri perang dalam waktu 24 jam telah diulangi di media sosial. Dia juga membuat klaim selama pembicaraannya di pertemuan tahunan Komite Negara Bagian Republik New Hampshire di Salem pada 28 Januari lalu.
"Ketika mereka merobohkan rumah-rumah apartemen besar itu, dan ketika mereka merobohkan kota-kota dan mereka mengatakan dua orang tewas, atau tiga orang terluka, itu tidak benar," imbuhnya.
"Saya kira jumlahnya jauh lebih besar. Itu akan terungkap di kemudian hari," tambahnya.
"Tapi kita harus melakukan sesuatu. Perang itu harus dihentikan, dan harus dihentikan sekarang, dan itu mudah dilakukan," ucapnya.
Selama hampir setahun, Trump mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina tidak akan terjadi jika dia masih menjadi presiden. Dia telah mengutip perjanjian nyata yang dia miliki dengan Putin, dan kurangnya rasa hormat serta ketakutan yang dimiliki presiden Rusia terhadap Biden.
Baca: Donald Trump: Pertama Tank lalu Nuklir, Akhiri Perang Gila Ukraina!
Klaim Trump bahwa dia bisa mengakhiri perang dalam waktu 24 jam telah diulangi di media sosial. Dia juga membuat klaim selama pembicaraannya di pertemuan tahunan Komite Negara Bagian Republik New Hampshire di Salem pada 28 Januari lalu.
Lihat Juga :