Pentagon Dilaporkan Sebut Rencana Ukraina Rebut Crimea Tak Akan Berhasil

Kamis, 02 Februari 2023 - 21:37 WIB
loading...
A A A
“Bukan berarti itu tidak bisa terjadi. Bukan berarti itu tidak akan terjadi, tapi itu akan sangat, sangat sulit,” tegasnya.

Pasukan Rusia telah menduduki Crimea sejak 2014, dan semenanjung itu penuh dengan pertahanan udara serta puluhan ribu tentara. Banyak dari pasukan infanteri itu ditempatkan ke posisi berbenteng yang membentang ratusan mil berhadapan dengan pasukan Ukraina di sepanjang Sungai Dnipro.

Masalah merebut kembali Crimea telah menjadi salah satu perdebatan selama berbulan-bulan, karena para pejabat Amerika dan Eropa bersikeras bahwa semenanjung itu secara hukum adalah bagian dari Ukraina, sementara sering berhenti melengkapi Kiev untuk mendorong pasukannya ke daerah tersebut.

Ukraina telah berulang kali meminta senjata jarak jauh, termasuk artileri roket dan amunisi berpemandu yang ditembakkan oleh pesawat tempur dan drone, untuk menargetkan pusat komando dan kontrol Rusia serta depot amunisi jauh di belakang garis depan di Crimea.

Setelah AS memberi Ukraina Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) pada musim panas, Rusia memindahkan banyak asetnya yang paling rentan dari jangkauan 50 mil. Pemerintahan Biden terus menolak mengirim rudal untuk peluncur yang dapat mencapai 300 mil, yang akan membahayakan seluruh Crimea.

Baca: Israel Pertimbangkan Kirim Sistem Rudal Iron Dome ke Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved