Iran Ekseskusi Tersangka Mata-mata CIA

Rabu, 15 Juli 2020 - 00:36 WIB
loading...
Iran Ekseskusi Tersangka...
Iran mengeksekusi mantan pegawai kementerian pertahanan karena membocorkan informasi mengenai rudal ke CIA. Foto/Liberation
A A A
TEHERAN - Iran mengeksekusi mantan pegawai kementerian pertahanan yang dihukum karena menjadi mata-mata untuk badan intelijen Amerika Serikat (AS), CIA. Hal itu diumumkan oleh juru bicara Mahkamah Agung negara itu, Gholamhossein Esmaili.

Esmaili mengatakan bahwa Reza Asgari, yang telah bekerja di departemen kedirgantaraan kementerian pertahanan Iran dan pensiun pada tahun 2016, telah dieksekusi pada pekan lalu.

"Pada tahun-tahun terakhir tugasnya, dia bergabung dengan CIA. Dia menjual informasi tentang rudal kami ke CIA dan mengambil uang dari mereka," urai Esmaili.

"Dia diidentifikasi, diadili dan dihukum mati," ujarnya seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (15/7/2020).

Esmaili menambahkan bahwa hukuman mati untuk Mahmoud Mousavi-Majd, warga Iran lainnya yang dituduh sebagai mata-mata intelijen AS dan Israel, adalah satu di antara yang masih harus dilakukan.

Majd dituduh memata-matai pasukan bersenjata Iran dan membantu AS menemukan Qassem Soleimani, jenderal top Iran yang terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad, Irak. (Baca: Iran Bersiap Eksekusi Agen Mossad yang Terlibat Pembunuhan Soleimani )

Iran membalas dengan melancarkan serangan rudal balistik yang ditujukan untuk pasukan AS yang ditempatkan di Irak, tetapi Presiden AS Donald Trump memilih untuk tidak menanggapi secara militer. (Baca: Ini Sosok Agen Mossad dan CIA yang Terlibat Pembunuhan Jenderal Soleimani )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved