Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal

Kamis, 04 Juni 2026 - 07:12 WIB
loading...
Iran Klaim Rudal Patriot...
CENTCOM sangkal rudal pencegat dari sistem pertahanan Patriot AS yang hancurkan bandara Kuwait sebagaimana klaim IRGC Iran. Foto/Kuwait News Agency
A A A
KUWAIT CITY - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeklaim rudal yang menghancurkan Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait pada hari Rabu bukan milik Iran, melainkan rudal pencegat yang ditembakkan sistem pertahanan Patriot Amerika Serikat (AS). Komando Pusat Amerika (CENTCOM) bergegas menyangkal klaim tersebut.

"Klaim itu salah dan bahwa Iran menargetkan bandara dalam serangan yang disengaja, terencana, dan tidak dapat dibenarkan," kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Middle East Eye, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga: Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait

Sebelumnya pada hari Rabu, Kuwait membantah bahwa wilayah udaranya digunakan AS untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Negara Teluk itu juga sependapat dengan narasi Washington bahwa bandaranya dihantam oleh rentetan rudal dan drone berat oleh Iran pada Selasa tengah malam atau Rabu dini hari, yang menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai 63 lainnya.

Rekaman video dari bandara menunjukkan kerusakan yang luas, dengan kebakaran berkobar di terminal satu, atap runtuh, dan kepulan asap tebal.

Setelah serangan tersebut, juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait Brigadir Jenderal Saud al-Otayan mengutuk apa yang digambarkannya sebagai "agresi kriminal Iran".

Serangan itu terjadi setelah AS menembaki sebuah kapal tanker minyak kosong yang menurut mereka mencoba singgah di pelabuhan Iran. AS telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai tanggapan atas keberhasilan Teheran merebut kendali Selat Hormuz. Pejabat AS mengatakan Iran menembaki pelaut AS sebagai tanggapan atas serangan itu. AS kemudian melancarkan serangan ke Pulau Qeshm di Iran.

“Sebagai tanggapan atas agresi ini, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, yang menampung helikopter, serta markas besar Armada Kelima AS di Bahrain, menjadi sasaran rudal dan drone oleh pasukan Garda Revolusi,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan di saluran Telegram resminya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
AS Gempur Iran Habis-habisan,...
AS Gempur Iran Habis-habisan, Garda Revolusi Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Pangeran William Kecewa...
Pangeran William Kecewa Inggris Tersingkir dari Piala Dunia
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved