Kekuatan dan Ancaman Rudal Jarak Jauh GLSDB yang Segera Dikirim AS ke Ukraina

Kamis, 02 Februari 2023 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Kemampuan ini berpotensi memungkinkan Angkatan Bersenjata Ukraina menyerang sasaran jauh di dalam wilayah Rusia dengan menyediakan rudal jarak jauh untuk pertama kalinya sejak konflik.

Setidaknya satu outlet media mengklaim AS akan mengumumkan paket jutaan dolar baru untuk Kiev, dengan sebagian besar dana, sekitar USD1.725 miliar, berasal dari Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina (USAI).

Uang ini, antara lain, diduga akan digunakan untuk pengadaan Ground Launched Small Diameter Bombs (GLSDB) atau Bom Berdiameter Kecil yang Diluncurkan dari Darat, untuk pasukan Ukraina.

Apa itu Bom Berdiameter Kecil yang Diluncurkan dari Darat?

Diproduksi oleh Saab Group dan Boeing, GLSDB pada dasarnya adalah versi modifikasi dari bom luncur berpemandu presisi GBU-39/B model terbaru.

Rudal ini diadaptasi untuk digunakan dalam sistem roket peluncuran ganda (MLRS).

Disebut-sebut Saab sebagai senjata yang mampu “mengalahkan berbagai ancaman mulai dari fasilitas yang diperkeras hingga aset lunak,” GLSDB dapat ditembakkan dari berbagai sistem peluncuran roket seperti HIMARS, yang sudah dimiliki Ukraina.

Seberapa Jauh Jangkauan Mereka?

GLSDB mampu mencapai target hingga 150 kilometer jauhnya, dengan jangkauan melebihi amunisi lain yang sebelumnya diberikan Amerika Serikat ke Ukraina.

Jangkauan senjata, meski lebih besar dari amunisi yang sebelumnya diberikan Amerika Serikat ke Ukraina, masih lebih kecil dari Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS), yang memiliki jangkauan 297 km, dan yang sejauh ini AS enggan untuk mengirim ke Kiev.
Halaman :
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.0967 seconds (0.1#10.140)