Iran Sangkal Tuduhan Saudi Soal Terorisme di Timur Tengah

Selasa, 14 Juli 2020 - 18:36 WIB
loading...
Iran Sangkal Tuduhan...
Warga melihat puing pesawat milik Arab Saudi di Sanaa, Yaman, pada 2015. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Iran menyangkal tuduhan Arab Saudi bahwa Teheran mendukung terorisme di wilayah Timur Tengah.

“Sangat disayangkan bahwa Arab Saudi, yang mempromosikan terorisme dan ekstremisme di wilayah Timur Tengah, telah mengeluarkan pernyataan yang menuduh Republik Islam Iran sebagai pendukung terorisme di kawasan,” ujar pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran di Jakarta.

Kedubes Iran menyatakan, dunia menyaksikan bahwa salah satu negara yang menentang Negara Islam (ISIS) di Irak dan Suriah adalah Iran yang memotong tangan jahat ISIS.

“Arab Saudi dengan mendukung kelompok-kelompok ekstremis dan takfiri seperti ISIS dan Al-Qaeda di negara-negara Islam seperti Afghanistan, Suriah, Irak dan Yaman, telah membahayakan perdamaian dan keamanan regional,” papar Kedubes Iran.

Menurut Kedubes Iran, Arab Saudi harus mempertimbangkan kembali sikap serta kebijakannya daripada menuduh negara lain seperti Iran.

“Dukungan Arab Saudi terhadap seruan Amerika Serikat untuk perpanjang embargo senjata dan fitnah-fitnah yang dilancarkan oleh Rezim Zionis Israel (Rezim Pendudukan AL-Quds), sebagai negara yang memiliki anggaran militer terbesar ketiga di dunia, yang membeli dan menggunakan puluhan miliar dolar senjata untuk digunakan terhadap rakyat Yaman, adalah ironi pahit yang sedang kita saksikan,” papar Kedubes Iran.

Kedubes Iran menambahkan, telah 5 tahun lebih Arab Saudi secara agresif dan masih telah terlibat dalam konflik di Yaman dalam perang besar-besaran. “Arab Saudi menghancurkan infrastruktur Yaman dan tak segan-segan menyerang rumah sakit dan sekolahan,” ujar Kedubes Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Gempa M7,8 Guncang Filipina,...
Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved