Donald Trump: Pertama Tank lalu Nuklir, Akhiri Perang Gila Ukraina!

Jum'at, 27 Januari 2023 - 07:19 WIB
loading...
Donald Trump: Pertama...
Mantan Presiden AS Donald Trump desak Presiden Joe Biden untuk akhiri perang di Ukraina sebelum mengarah pada penggunaan senjata nuklir. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak penerusnya, Presiden Joe Biden, untuk mengakhiri "perang gila" di Ukraina sebelum mengarah pada penggunaan senjata nuklir .

“Pertama datang tank, lalu nuklir. Akhiri perang gila ini, sekarang. Sangat mudah dilakukan,” kata Trump dalam sebuah posting di platform Truth Social, Kamis, seperti dikutip Sputnik, Jumat (27/1/2023).

Desakan Trump itu mengacu pada keputusan Biden bahwa AS akan mengirim hampir tiga lusin tank tempur M1 Abrams ke Ukraina karena Polandia setuju untuk mengirim tank Leopard 2 miliknya juga.

Beberapa sekutu NATO lainnya juga mengumumkan keputusannya untuk mengirim kendaraan lapis baja ringan lainnya ke Ukraina juga.

Baca juga: AS dan Jerman Pasok Tank Canggih ke Ukraina, Rusia Didesak Gunakan Bom Nuklir

Trump telah mencerca bahaya yang ditimbulkan oleh dukungan AS untuk Ukraina sejak Februari 2022, ketika Rusia meluncurkan invasi--yang oleh Moskow disebut sebagai "operasi militer khusus".

Dia jauh dari sendirian dalam hal itu, karena kritik dari seluruh spektrum politik dan dari banyak negara NATO telah memperingatkan berbagai konsekuensi berbahaya dari konflik tersebut, mulai dari kekurangan bahan bakar hingga pecahnya perang termonuklir.

Biden telah menunjukkan kesadarannya akan bahaya perang nuklir, memperingatkan risiko "Armageddon", tetapi melakukannya dengan cara yang menunjukkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan menggunakan senjata nuklir.

Faktanya, Putin mengatakan pasukan nuklir Rusia telah disiagakan tinggi karena pernyataan agresif oleh NATO tentang Rusia membayar harga yang mahal untuk operasi militernya di Ukraina, dan dia mengatakan perang nuklir tidak dapat memiliki pemenang dan tidak boleh diperjuangkan.

Biden juga telah mengabaikan beberapa upaya Moskow untuk memulai negosiasi untuk mengakhiri konflik di Ukraina dan menyarankan Kiev untuk menahan diri dari pembicaraan damai, menyematkan pertimbangan mereka pada penarikan pasukan Rusia dari wilayah berbahasa Rusia yang memilih untuk meninggalkan Ukraina dan bergabung dengan Federasi Rusia.

Moskow mengeklaim operasi militer khusus diluncurkan pada Februari 2022 dengan tujuan menetralkan Ukraina sebagai pangkalan potensial senjata NATO.

Operasi itu terjadi setelah pembicaraan berbulan-bulan gagal di mana para diplomat Washington mengatakan garis merah keamanan Rusia adalah "non-starter" dan Kiev secara dramatis meningkatkan serangannya terhadap pemberontak di wilayah Donbas yang berbahasa Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved