'Penyakit Amerika', AS Catat 39 Penembakan Massal dalam 24 Hari

Kamis, 26 Januari 2023 - 03:11 WIB
loading...
A A A
"Selama tiga minggu pertama tahun 2023, setidaknya 70 orang tewas dan 167 luka-luka akibat penembakan massal," ungkap arsip tersebut seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (26/1/2023).

Ini menandai awal sejarah tercepat untuk penembakan massal tahun ini, dengan lebih banyak insiden tercatat dalam 24 hari pertama di bulan Januari daripada pada tahun-tahun sebelumnya selama 10 tahun terakhir.

Meskipun Kongres AS meloloskan undang-undang kontrol senjata federal paling komprehensif dalam tiga dekade pada tahun lalu, yang mencakup pemeriksaan latar belakang yang lebih ketat dan dukungan untuk undang-undang bendera merah tingkat negara bagian, frekuensi penembakan massal terus meningkat.

Sehubungan dengan peristiwa tragis ini, ada ratusan seruan baru untuk tindakan pengendalian senjata federal yang lebih kuat, tetapi upaya tingkat negara bagian, seperti yang dilakukan di California, telah menghadapi hambatan dari Mahkamah Agung, yang telah berulang kali membatalkan berbagai pembatasan, termasuk larangan pada magasin berkapasitas tinggi.

Baca: AS Berturut-turut Diguncang Penembakan Massal, Biden Kembali Serukan Larangan Senapan Serbu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Universitas Florida Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved