Kremlin: Kirim Tank Leopard ke Ukraina Akan Pengaruhi Hubungan Rusia-Jerman

Rabu, 25 Januari 2023 - 08:40 WIB
loading...
Kremlin: Kirim Tank...
Kremlin: Kirim Tank Leopard ke Ukraina Akan Pengaruhi Hubungan Rusia-Jerman. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Pengiriman tank Leopard 2 ke Ukraina akan meninggalkan "tanda yang tak terhapuskan" pada hubungan Rusia-Jerman. Hal itu diungkapkan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Selasa (24/1/2023).

Ditanya bagaimana hubungan antara Rusia dan Jerman akan berubah jika Berlin menyetujui pasokan tank Leopard ke Kiev pada jumpa pers di Moskow, Peskov menyatakan itu akan mempengaruhi hubungan di masa depan.

Baca: Akhirnya Luluh, Jerman Dilaporkan Bakal Kirim Tank Leopard ke Ukraina

"Pengiriman seperti itu bukan pertanda baik untuk masa depan hubungan. Mereka pasti akan meninggalkan jejak yang tak terhapuskan. tentang masa depan hubungan ini," kata Peskov, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Dia menambahkan bahwa hubungan dengan Jerman sudah "pada titik terendah", dan juga tidak ada "dialog substantif" dengan negara-negara lain di Uni Eropa dan NATO.

Jerman dilaporkan akan mengirim tank Leopard 2 ke Ukraina untuk membantu meningkatkan upaya perang negara itu. Kabar itu dilaporkan media Jerman, Der Spigel, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya. Menurut laporan eksklusif outlet berita itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz telah memutuskan untuk mengirim tank tempur itu setelah perdebatan selama berbulan-bulan.

Dikutip dari CNN, Rabu (25/1/2023), parlemen Jerman akan memperdebatkan masalah kontroversial tersebut pada Rabu pagi waktu setempat. Memutuskan untuk mengirim tank Leopard akan menjadi momen penting dalam dukung Barat bagi Kiev setelah Berlin mengalami tekanan berat selama berhari-hari dari beberapa mitra NATO-nya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved