AS Cap Wagner Rusia Organisasi Kriminal, Bagaimana dengan Blackwater Amerika?
Selasa, 24 Januari 2023 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
Pembantaian itu memicu kemarahan publik Irak dan membuat hubungana Washington dan Baghdan memanas.
Pada 2014, empat karyawan Blackwater diadili dan dihukum di pengadilan federal AS--meski pembantaian itu terjadi di Irak. Mereka dikenai tuduhan pembunuhan dan pelanggaran senjata api.
Ironisnya, empat terpidana secara kontroversial diampuni oleh Presiden Donald Trump pada Desember 2020--langkah yang dinilai melanggar hukum internasional.
Dalam pembantian di Irak, para terpidana mengeklaim bahwa konvoi Kedutaan Amerika kala itu disergap dan mereka menembaki para penyerang untuk mempertahankan konvoi.
Penyelidik pemerintah Irak Faris Saadi Abdul saat itu menyimpulkan bahwa pembantaian 17 warga sipil itu tidak beralasan.
Kesimpulan penyelidikan itu membuat izin operasi Blackwater di Irak dicabut sementara.
Menurut laporan The Washington Post kala itu, Departemen Luar Negeri Amerika menyesalkan kehilangan nyawa 17 warga sipil tak bersalah.
Pernyataan departemen itu merujuk pada laporan militer Amerika yang menguatkan pernyataan pemerintah Irak atas kejahatan Blackwater.
Biro Investigasi Federal (FBI) bahkan ikut turun tangan menyelidiki skandal Blackwater ini. Hasilnya, dari 17 warga Irak yang dibantai oleh para tentara bayaran Blackwater, setidaknya 14 orang ditembak tanpa sebab.
Pada 2014, empat karyawan Blackwater diadili dan dihukum di pengadilan federal AS--meski pembantaian itu terjadi di Irak. Mereka dikenai tuduhan pembunuhan dan pelanggaran senjata api.
Ironisnya, empat terpidana secara kontroversial diampuni oleh Presiden Donald Trump pada Desember 2020--langkah yang dinilai melanggar hukum internasional.
Dalam pembantian di Irak, para terpidana mengeklaim bahwa konvoi Kedutaan Amerika kala itu disergap dan mereka menembaki para penyerang untuk mempertahankan konvoi.
Penyelidik pemerintah Irak Faris Saadi Abdul saat itu menyimpulkan bahwa pembantaian 17 warga sipil itu tidak beralasan.
Kesimpulan penyelidikan itu membuat izin operasi Blackwater di Irak dicabut sementara.
Menurut laporan The Washington Post kala itu, Departemen Luar Negeri Amerika menyesalkan kehilangan nyawa 17 warga sipil tak bersalah.
Pernyataan departemen itu merujuk pada laporan militer Amerika yang menguatkan pernyataan pemerintah Irak atas kejahatan Blackwater.
Biro Investigasi Federal (FBI) bahkan ikut turun tangan menyelidiki skandal Blackwater ini. Hasilnya, dari 17 warga Irak yang dibantai oleh para tentara bayaran Blackwater, setidaknya 14 orang ditembak tanpa sebab.
(min)
Lihat Juga :