Eks Petinggi NATO: Penolakan Jerman Kirim Tank Leopard ke Ukraina Menyedihkan

Senin, 23 Januari 2023 - 14:36 WIB
loading...
A A A
"Jerman memiliki tanggung jawab khusus karena sejarahnya, untuk membantu Ukraina mempertahankan diri melawan otokrat yang berlumuran darah, siap untuk menimbulkan penderitaan yang tak terkatakan pada tetangganya, karena Jerman telah berada di sini sebelumnya," kata Sir Richard.

"Saya tidak akan menarik terlalu banyak kesejajaran, selalu ada bahaya, tapi terakhir kali ada orang yang melakukan perilaku seperti ini adalah Hitler," ujarnya.

Berbicara kepada Mail Online pada hari Minggu (22/1/2023), dia menambahkan: “Jadi Jerman memiliki tanggung jawab khusus dan mengelak dari tanggung jawab ini, dan jika mengelak dari tanggung jawab ini, seberapa andal Jerman sebagai sekutu NATO, ketika dipanggil untuk mengimplementasikan Pasal 5? Terus terang, itu menyedihkan.”

Pasal 5 perjanjian NATO mengatakan serangan bersenjata terhadap setiap anggota harus dianggap sebagai serangan terhadap semua anggota.

Inggris telah berjanji akan mengirim 14 unit tank Challenger 2 ke Kiev.

Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson, yang mengunjungi Ukraina kemarin, berkata: "Satu-satunya cara untuk mengakhiri perang ini adalah agar Ukraina menang--dan menang secepat mungkin."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved