Mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi Gelar Pengusiran Setan setelah Suami Diserang

Senin, 23 Januari 2023 - 15:00 WIB
loading...
Mantan Ketua DPR AS...
Seorang wanita berpakaian karakter dari film The Exorcist dalam prosesi pengusiran setan saat Halloween di La Fresneda, Spanyol utara, 31 Oktober 2016. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi mengundang para pendeta ke rumahnya untuk melakukan pengusiran setan pada November.

Acara pengusiran setan itu digelar sebulan setelah serangan terhadap suaminya Paul, menurut putrinya kepada New York Times pada Minggu (22/1/2023).

Alexandra Pelosi menjelaskan ibunya merasa "benar-benar bersalah" atas luka yang diderita suaminya.

“Serangan itu sangat membebani jiwanya," ujar Alexandra Pelosi tentang ibunya.

Menurut dia, serangan itu "benar-benar menghancurkan" karier politisi itu. "Selama Thanksgiving, dia meminta para pendeta datang, mencoba mengadakan pengusiran setan di rumah dan mengadakan kebaktian," papar Alexandra Pelosi.

Baca juga: Tak Pernah Kapok Bakar Al-Quran, Inilah Sisi Gelap Rasmus Paludan

Penyerang Paul Pelosi, imigran ilegal Kanada David DePape, diduga mencari Nancy, yang tidak ada di rumah, ketika dia malah menemukan Paul tertidur di kamar tidur.

Polisi menyatakan keduanya ditemukan sedang berjuang memperebutkan palu dan DePape menyerang Paul Pelosi dengan itu setelah petugas menyuruhnya menjatuhkan senjatanya.

Nancy Pelosi mengonfirmasi kepada Chris Wallace dari CNN pada Minggu bahwa dia merasa “sangat sedih” tentang penyerangan terhadap suaminya.

“Karena (DePape) sedang mencari saya, dan suami saya tersayang, yang bahkan tidak terlalu politis, sebenarnya, membayar harganya,” ungkap Nancy.

“Paul masih belum kembali normal dan mungkin belum menjadi dirinya sendiri selama tiga atau empat bulan ke depan,” papar dia.

Investor real estat berusia 82 tahun itu menderita patah tulang tengkorak dan luka di lengan kanan dan tangannya selama serangan itu.

DePape diduga memasuki rumah Pelosi pada 28 Oktober dengan harapan untuk menahan dan "menginterogasi" anggota Kongres dari Partai Demokrat itu, menurut pernyataan tertulis federal.

Jika DePape mengira Pelosi "berbohong", dia berencana mematahkan tempurung lututnya sebagai peringatan kepada rekan-rekannya di Kongres bahwa ada konsekuensi atas tindakan mereka, klaim affidavit yang dia katakan kepada polisi.

Gelandangan yang memegang palu itu juga diduga memberi tahu Sersan Polisi San Francisco Carla Hurley bahwa dia sedang dalam "misi bunuh diri".

Menurut penyerang itu, ada "kejahatan di Washington", dan Gubernur California Gavin Newsom, aktor Tom Hanks, dan putra presiden AS Hunter Biden berada di daftar serangan berikutnya.

Pelosi mengumumkan pada Desember bahwa dia tidak akan mencalonkan diri sebagai Ketua DPR lagi, meskipun dia terus mewakili San Francisco sebagai seorang Demokrat di Kongres.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved