Rusia dan Pakistan Teken Kesepakatan Energi Besar

Minggu, 22 Januari 2023 - 06:01 WIB
loading...
Rusia dan Pakistan Teken...
Seorang pekerja menguras air dari filter gas di pabrik pengolahan Egas di Gujar Khan, Pakistan. Foto/REUTERS/Caren Firouz
A A A
ISLAMABAD - Rusia dan Pakistan mencapai kesepakatan "konseptual" mengenai pasokan minyak Rusia dan produk minyak bumi ke Pakistan.

Kabar itu diungkapkan Wakil Menteri Energi Rusia Sergey Mochalnikov pada pertemuan komisi antar pemerintah di ibukota Pakistan, Jumat (20/1/2023).

Sebelumnya pada bulan Desember, Menteri Perminyakan Pakistan Musaddiq Malik, mengunjungi Moskow untuk merundingkan pasokan energi ke Islamabad dan mengumumkan Rusia akan menyediakan minyak, bensin, dan solar ke negara tersebut dengan potongan harga.

Dia tidak merinci harga tetapi mencatat pembicaraan itu “lebih produktif dari yang diharapkan.”

Baca juga: Rusia Akui Gelar Latihan Tangkis Serangan Udara di Wilayah Moskow

Selama pertemuan di Islamabad, kedua belah pihak juga membahas “pertanyaan yang tersisa” tentang pembangunan pipa gas Pakistan Stream dan prospek kerja sama yang lebih luas di bidang energi dan rekayasa tenaga.

Mochalnikov mengatakan Rusia mempresentasikan konsep pasokan gas masa depan ke Pakistan.

Dia menambahkan, “Kita harus mengevaluasi posisi Pakistan Stream dalam konsep ini secepat mungkin.”

Baca juga: Sepertiga Orang Amerika Yakin AS Terlibat Terlalu Jauh Dukung Ukraina

Sehari sebelumnya, Menteri Energi Rusia Nikolay Shulginov menyatakan Moskow “siap menandatangani dokumen perusahaan yang diperlukan” untuk memulai pembangunan pipa.

Rusia dan Pakistan menandatangani perjanjian antar pemerintah tentang pembangunan pipa gas Utara-Selatan (Pakistan Stream) dari Karachi ke Lahore pada 2015.

Peluncuran proyek itu beberapa kali ditunda. Pipa sepanjang 1.100 km dengan kapasitas 12,3 miliar meter kubik gas per tahun akan menghubungkan terminal gas alam cair (LNG) di pelabuhan Karachi dan Gwadar di Pakistan selatan dengan pembangkit listrik dan konsumen gas industri di Lahore di utara negara itu.

Pipa itu akan mengangkut gas yang diregasifikasi dan pipa gas dari berbagai sumber, termasuk Iran dan Turkmenistan, menurut Shulginov.

“Pendekatan implementasi proyek-proyek tersebut harus komprehensif. Artinya tidak hanya pipa tetapi juga sumber gas untuk itu. Dan saat ini kami sedang membahas proyek tersebut baik dari segi pengangkutan gas hasil regasifikasi maupun gas pipa,” papar Shulginov.

Islamabad juga berusaha menegosiasikan kesepakatan jangka panjang dengan Rusia untuk impor LNG, karena saat ini tidak ada pemasok yang stabil untuk negara tersebut.

Pakistan telah berjuang dengan kekurangan energi akut, dan lonjakan harga minyak dan gas dunia telah memperburuk situasi.

Impor bahan bakar menjadi lima hingga sepuluh kali lebih mahal karena meningkatnya permintaan di Uni Eropa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved