Sejarah dan Asal Usul Imlek dari China, Berawal dari Era Dinasti Shang

Sabtu, 21 Januari 2023 - 11:21 WIB
loading...
Sejarah dan Asal Usul...
Perayaan Tahun Baru China atau Imlek berawal pada era Dinasti Shang di abad ke-14 SM. Foto/Newsweek
A A A
JAKARTA - Sejarah dan asal-usul Imlek menjadi sebuah pembahasan menarik yang layak diketahui. Tak hanya etnis China , namun juga bagi masyarakat umum.

Sebagai salah satu hari besar bagi masyarakat China di seluruh dunia, Tahun Baru Imlek atau Lunar New Year ini dirayakan setiap tahunnya dengan berbagai bentuk perayaan yang meriah.

Sementara itu, untuk tahun 2023 ini, Tahun Baru Imlek akan jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023 esok.

Lantas, bagaimana sebenarnya sejarah dan asal usul Imlek ini? Simak ulasannya.

Sejarah Tahun Baru Imlek diperkirakan telah hadir sejak 3.500 tahun yang lalu. Tepatnya saat era Dinasti Shang pada abad ke-14 SM di bawah pemerintahan Kaisar Wu dari Han.

Baca: Mitos Imlek Hujan, Begini Penjelasan BMKG

Mengutip laman China Highlights, Sabtu (21/1.2022), saat itu orang-orang mengadakan sebuah upacara pengorbanan yang ditujukan sebagai penghormatan kepada dewa dan leluhur di awal atau akhir tahun.

Seiring perkembangannya, sejarah Imlek turut diwarnai dengan berbagai pembaruan-pembaruan di masing-masing dinasti. Sebagai contoh, muncul istilah ‘Nian’ atau ‘Tahun’ pada Dinasti Zhou, hingga penetapan tanggal Tahun Baru atau Festival Musim Semi berdasarkan kalender Lunar Tiongkok pada era Dinasti Han.

Di era Dinasti, kegiatan perayaan juga terus berkembang. Hal ini ditunjukan dengan munculnya hal baru seperti membakar bambu untuk membuat suara retakan yang cukup keras.

Beralih ke Dinasti Wei dan Jin, selain menyembah para dewa dan leluhur, orang-orang mulai melakukan hal lain yang bisa menghibur mereka. Contohnya seperti kumpul keluarga untuk membersihkan rumah bersama, makan malam, hingga begadang di malam tahun baru.

Baca: Ledakan Kasus Covid-19 Hantui Mudik Imlek Warga China

Seiring kemakmuran ekonomi China selama Dinasti Tang, Song, dan Qing, perayaan Imlek menjadi semakin meriah. Hiburan-hiburan baru muncul seperti menyalakan petasan, memakan pangsit bersama, hingga mengunjungi saudara ataupun teman.

Tak berselang lama, kegiatan lain yang lebih menghibur bermunculan kembali. Di antaranya ada taria naga barongsai hingga pertunjukan lampion yang tentunya masih banyak dilihat sampai era modern ini.

Dalam sejarahnya, perayaan Imlek ini ternyata juga pernah dilarang. Mengutip laman History, hal ini terjadi saat era pemerintahan Partai Komunis Mao Zedong tahun 1949. Saat itu, mereka melarang perayaan Imlek dan beralih mengikuti kalender Gregorian.

Namun, hal tersebut kembali berubah pada akhir abad ke-20. Para pemimpin Tiongkok telah menerima kembali tradisi Imlek dan terus dirayakan setiap tahunnya sampai sekarang.

Demikian ulasan mengenai sejarah dan asal usul Imlek yang perlu diketahui.

Baca: Kemeriahan Perayaan Tahun Baru Imlek Mulai Terasa di Riyadh
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved