Ekonomi Salah Urus, Korut Dilaporkan Alami Krisis Pangan Terburuk
Jum'at, 20 Januari 2023 - 20:29 WIB
loading...
Korea Utara (Korut) dilaporkan tengah menghadapi krisis pangan terburuk sejak kelaparan massal tahun 1990-an. Foto/Ilustrasi
A
A
A
SEOUL - Korea Utara (Korut) dilaporkan tengah menjalani periode krisis pangan terburuk sejak kelaparan massal yang menghancurkan hampir 30 tahun lalu. Hal itu berdasarkan laporan dari situs pemantau yang berbasis di Amerika Serikat (AS), 38North.
Laporan itu hasil dari menganalisis data dari sumber sejumlah sumber -sumber termasuk Program Pangan Dunia AS, Departemen Pertanian AS dan outlet berita independen Daily NK.
Mengutip salah urus ekonomi, efek pandemi Covid-19, dan kenaikan harga pangan global, laporan tersebut menyimpulkan bahwa keseimbangan biji-bijian bersih Korea Utara telah turun di bawah kebutuhan manusia minimum.
"Ketersediaan makanan kemungkinan jatuh di bawah minimum yang tidak sesuai dengan kebutuhan manusia, dan pada satu metrik, adalah yang terburuk sejak kelaparan negara itu pada 1990-an," bunyi laporan itu seperti dikutip dari UPI, Jumat (20/1/2023).
Situs pemantau 38North diterbitkan oleh badan think tank yang berbasis di Washington The Stimson Center.
Perkiraan korban yang meninggal akibat kelaparan di Korut pada 1990-an sangat bervariasi. Tetapi kelaparan sekitar tahun 1994-1998 - disebut secara halus sebagai "Maret yang sulit" oleh para pemimpin Korut - mungkin telah menewaskan satu juta orang, atau 5% dari populasi pada saat itu.
Baca: Sekjen PBB Sebut Program Nuklirnya Berbahaya, Korut Naik Pitam
Laporan itu hasil dari menganalisis data dari sumber sejumlah sumber -sumber termasuk Program Pangan Dunia AS, Departemen Pertanian AS dan outlet berita independen Daily NK.
Mengutip salah urus ekonomi, efek pandemi Covid-19, dan kenaikan harga pangan global, laporan tersebut menyimpulkan bahwa keseimbangan biji-bijian bersih Korea Utara telah turun di bawah kebutuhan manusia minimum.
"Ketersediaan makanan kemungkinan jatuh di bawah minimum yang tidak sesuai dengan kebutuhan manusia, dan pada satu metrik, adalah yang terburuk sejak kelaparan negara itu pada 1990-an," bunyi laporan itu seperti dikutip dari UPI, Jumat (20/1/2023).
Situs pemantau 38North diterbitkan oleh badan think tank yang berbasis di Washington The Stimson Center.
Perkiraan korban yang meninggal akibat kelaparan di Korut pada 1990-an sangat bervariasi. Tetapi kelaparan sekitar tahun 1994-1998 - disebut secara halus sebagai "Maret yang sulit" oleh para pemimpin Korut - mungkin telah menewaskan satu juta orang, atau 5% dari populasi pada saat itu.
Baca: Sekjen PBB Sebut Program Nuklirnya Berbahaya, Korut Naik Pitam
Lihat Juga :