PM Polandia: Barat 'Lelah' dengan Situasi Ukraina

Kamis, 19 Januari 2023 - 19:15 WIB
loading...
A A A
Setelah Rusia meluncurkan operasi militernya di Ukraina Februari lalu, Amerika Serikat (AS) dan sekutunya memberlakukan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Moskow, membekukan setengah cadangan emas dan mata uang asingnya dan menargetkan ekspor energi Rusia.

Bagaimanapun, pembatasan menyebabkan harga energi dan biaya hidup melonjak, memicu banyak protes di seluruh Eropa selama setahun terakhir.

Pejabat Ukraina berjanji untuk berperang sampai pasukan mereka menguasai semua wilayah yang dianggapnya milik negara itu, sementara para pemimpin di Washington dan Uni Eropa telah berjanji untuk membantu selama diperlukan.

Namun, menurut jajak pendapat minggu ini, kira-kira setengah dari orang-orang di sembilan negara Uni Eropa mendukung penyelesaian cepat konflik bersenjata di Ukraina, bahkan jika itu berarti Kiev harus melepaskan beberapa wilayah.

Warga Amerika juga tidak menganggap konflik yang sedang berlangsung sebagai prioritas utama mereka, menurut jajak pendapat Morning Consult yang dipublikasikan pada bulan Desember.

Baca: Eks Jenderal AS: Senjata Terbaru Ukraina dari Amerika Bakal Bikin Panik Militer Rusia

Partai Demokrat lebih peduli pada hal-hal seperti perubahan iklim dan pencegahan pandemi global lainnya, sementara Partai Republik berharap pemerintah fokus pada imigrasi, terorisme, dan perdagangan narkoba. Dukungan untuk Ukraina hanya menempati peringkat keenam di antara Demokrat dan kesepuluh di antara Republik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved